Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementation of the Critical Path Method (CPM) in the Flower House Construction Project Galang Pramuja; Dimas Aditya; Ahmad Ridwan; Anggi BR Pasaribu; Rahmat Hidayat; Lamhot Pasaribuf; Vidi Agung Fragastia
Industrial Engineering System and Management Journal Vol. 6 No. 2 (2025): Vol 6 No 2 Agustus 2025
Publisher : LPPM Universitas Potensi Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The project management approach plays an important role in controlling project activities carried out to minimize time and cost risks. Project management is usually used in construction projects such as general development to research and development activities. One crucial aspect in project management is scheduling the implementation time. Scheduling serves to determine the sequence, duration, and relationship between project activities. This research writing uses a quantitative research design by collecting primary and secondary data relevant to the research questions. This research also uses the Critical Path Method (CPM) approach, which is a method used to analyze project scheduling and project time planning as well as find critical paths to determine effective and optimal time in completing a project. This research was conducted on the Flower House Construction project at PT. XYZ. The results of this study indicate that the critical path obtained is as many as 6 activities or jobs, namely, (A) Measurement and installation of bowplanks, (B) Making and assembling iron poles, (D) Installation of iron poles, (E) Installation of stones for walls, (F) Plastering walls, (H) Painting and finishing. The critical path obtained from start to finish is 1 – 2 – 3 – 5 – 6 – 7 – 9.
Penggunaan Metode Economic Order Quantity (EOQ) dalam Perencanaan Persediaan Bahan Baku Spunbond pada PT XYZ Anggi Br Pasaribu; Marwan
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 3 (2026): July : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i3.1430

Abstract

Persediaan bahan baku memiliki peran penting dalam menjaga kelancaran produksi, terutama pada perusahaan manufaktur yang bergantung pada ketersediaan material utama secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan menganalisis perencanaan persediaan bahan baku spunbond pada PT XYZ dengan menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ). Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif berbasis studi kasus melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi data kebutuhan bahan baku, biaya pemesanan, biaya penyimpanan, serta waktu tunggu pemesanan. Data yang dianalisis merupakan penggunaan bahan baku spunbond tahun 2025 dengan total kebutuhan 16.450 rol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan konvensional perusahaan menghasilkan frekuensi pemesanan 12 kali per tahun dengan total biaya persediaan sebesar Rp4.225.176. Penerapan EOQ menghasilkan kuantitas pemesanan optimal 3.290 rol, frekuensi pemesanan 5 kali per tahun, safety stock 1.832 rol, reorder point 1.881 rol, dan total biaya persediaan sebesar Rp3.000.240. Dengan demikian, metode EOQ mampu menurunkan biaya persediaan sebesar Rp1.224.936 atau sekitar 28,99%. Temuan ini menunjukkan bahwa EOQ dapat menjadi alternatif pengendalian persediaan yang lebih efisien, terukur, dan mendukung keberlanjutan operasional produksi perusahaan secara lebih stabil melalui keputusan pemesanan yang berbasis perhitungan, data historis, dan kebutuhan aktual perusahaan periodik.