Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagian-bagian kerusakan pada mesin forklift dan perawatan mesin forklift di PT. XYZ dengan menggunakan metode Total Productive Maintenance (TPM). Forklift yang di teleti yaitu forklift 2,5 ton dan forklift 3 ton di bagian produksi. Pengumpulan data yang digunakan bersifat data deskriptif kuantitatif pada mesin forklift dari bulan Januari sampai bulan Desember 2019. Maka data dapat diolah menggunakan performance maintenance dengan penerapan Total Productive Maintenance (TPM). Hasil dari penelitian ini disimpulkan bahwa peneliti membahas bagian-bagian kerusakan dan waktu melakukan perbaikan (breakdown) pada mesin forklift 2,5 ton dan 3 ton. Dalam meningkatkan kinerja mesin forklift dapat meminimalisasi kerusakan mesin forklift dibutuhkan suatu penjadwalan perawatan yang baik. Total Productive Maintenance (TPM) adalah perawatan untuk menjaga dan meningkatkan kualitas mesin melalui perawatan. Penjadwalan perawatan bertujuan untuk menjaga keterhandalan mesin forklift, menghindari terjadinya kerusakan, merawat mesin forklift yang ada di perusahaa dan rekomendasi penjadwalan melakukan perawatan. Data yang diperoleh yaitu data breakdown, operation time, loading time dan frekuensi breakdown selama 12 bulan dari bulan januari sampai desember 2019. Dengan memperhitungkan nilai Mean Time Beetwen Failure (MTBF) yang dihasilkan forklift 2,5 ton adalah 168 jam dan forklift 3 ton adalah 180 jam, Mean Time To Repair (MTTR) forklift 2,5 ton adalah 6,3 jam dan forklift 3 ton adalah 6,8 jam, serta Availability forklift 2,5 ton adalah 0,84 jam dan forklift 3 ton 0,821 jam dengan menggunakan data record forklift 2 ton dibagian produksi selama 12 bulan Januari sampai Desember 2019.