This Author published in this journals
All Journal IESM
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengukuran Efektivitas Mesin Bubut Dengan Metode Overall Equipment Efectiveness (OEE) Yuli Setiawannie; nit
Industrial Engineering System and Management Journal Vol. 3 No. 1 (2022): Vol 3 No 1 Februari 2022
Publisher : LPPM Universitas Potensi Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu faktor penunjang keberhasilan suatu industri ditentukan oleh kelancaran proses produksi. Sehingga apabila proses produksi lancar, maka akan menghasilkan produk yang berkualitas, waktu penyelesaian pembuatan produk yang tepat, dan ongkos produksi yang murah. Proses tersebut tergantung kondisi siap pakai dari sumber daya yang dimiliki seperti manusia, mesin ataupun sarana penunjang lainnya. Penelitian ini dilakukan di perusahaan yang memproduksi barang industri yang terbuat dari logam. Suatu proses berhenti disebabkan oleh adanya masalah dalam fasilitas produksi, misalnya kerusakan-kerusakan mesin yang tidak terdeteksi selama proses produksi. Permasalahan yang terjadi pada perusahaan ini yaitu downtime mesin bubut yang mengakibatkan produksi menjadi lama saat mesin dalam perbaikan sehingga tidak dapat memenuhi permintaan konsumen tepat waktu.Hal tersebut dapat merugikan perusahaan karena biaya-biaya yang akan dikeluarkan untuk mengatasi kerusakan tersebut. Tujuan penelitian ini dilakukan adalah untuk menentukan efektivitas mesin bubut dengan metode Overall Equipment Efectiveness (OEE). Tahap-tahap penelitian diawali dengan pengumpulan data-data tentang waktu operasi, loading time, dan downtime dari mesin bubut selama periode Juli – September 2021. Selanjutnya data tersebut diolah untuk memperoleh nilai avaliability, performace efficiency, dan rate of quality product yang sangat berpengaruh menentukan nilai OEE mesin. Berdasarkan pengolahan data tersebut, maka hasil penelitian ini adalah efektivitas mesin bubut selama periode Juli-September 2021 masih kurang baik karena memiliki nilai performance efficiency ratio 50,49% dan quality of ratio sebesar 95,60% yang berada di bawah standar internasional. Kinerja mesin bubut untuk periode Juli-September masih belum optimal karena nilai rata-rata OEE sebesar 45,56% tidak memenuhi standar internasioanl yang telah ditetapkan yaitu 85%.