Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Project Based Learning terhadap hasil belajar fisika peserta didik. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain penelitian nonequivalent control group, dimana desain ini terdapat dua kelompok yaitu kelompok eksperimen yang diberikan perlakuan dan kelompok kontrol yang tidak menerima perlakuan dengan pemilihan anggota kelompok tidak dilakukan secara acak. Pengambilan sampel menggunakan dengan menggunakan teknik purposive sampling, sehingga diperoleh kelas XB sebagai kelas eksperimen dan kelas XA sebagai kelas kontrol pada semester genap tahun ajaran 2024/2025. Untuk kelas eksperimen diberikan perlakuan dengan menggunakan model Project Based Learning, sedangkan kelas kontrol diberi perlakuan dengan pembelajaran konvensional. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan instrument tes hasil belajar yang berfokus pada ranah kognitif berupa soal uraian. Sebelum intrumen tes diberikan, dilakukan uji coba terlebih dahulu yaitu uji validitas, uji reliabilitas, taraf kesukaran, dan daya pembeda. Diperoleh 7 soal uraian untuk mengukur ranah kognitif, serta lembar observasi untuk mengukur ranah afektif dan ranah psikomotorik. Dilakukan pretest untuk melihat kemampuan awal peserta didik pada kedua kelas dan diperoleh rata-rata pretest kelas eksperimen 25 dan kelas kontrol 26. Diperoleh nilai posttest kelas eksperimen adalah 64 dan kelas kontrol adalah 49. Sebelum melakukan uji hopitesis, terlebih dahulu hasil pretest dan postest dianalisis dengan uji normalitas dan homogenitas. Hasilnya data kelas eksperimen tidak terdistribusi normal tetapi homogen dan kelas kontrol terdistribusi normal dan homogen. Hasil pengujian hipotesis menggunakan uji Mann-Whitney U diperoleh nilai signifikan 0,001 yang kurang dari 0.05 (p < 0.05). Ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik antara kedua kelompok, maka H0 ditolak dan Ha diterima. Nilai N-Gain dihitung untuk menentukan efektivitas perlakuan yang diberikan pada kelas eksperimen sebesar 0,5032 dan kelas kontrol sebesar 0,2962. Hal ini berarti terdapat pengaruh model Project Based Learning terhadap hasil belajar fisika peserta didik di kelas X SMAN 10 Mataram.