Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Efektivitas Perlindungan Sinar UV Ekstrak Daun Katuk (Sauropus Androgynus (L. Merr)) Berdasarkan Nilai Sun Protection Factor (SPF) Alifka Jinan Fathiyyah; Sakinatut Tamimi; Riza Mahendra; Afra Amaniah; Gina Harnum Fatin; I Nyoman Loka
Contextual Natural Science Education Journal Vol. 2 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Science Education Doctoral Study Program, Postgraduate, Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/cnsej.v2i1.564

Abstract

Besarnya kemampuan tabir surya ditentukan melalui nilai SPF yang menyatakan lamanya kulit seseorang berada dibawah sinar matahari tanpa mengalami sengatan surya. Penelitian ini bertujuan untuk memperkirakan nilai SPF dari ekstrak etanol, fraksi n-heksan, fraksi etil asetat dan fraksi air rimpang lengkuas (Alpinia galanga). Ekstrak daun katuk memiliki kandungan metil sinamat yang dapat berkhasiat sebagai tabir surya. Penelitian dilakukan secara in vitro menggunakan metode Spektrofotometri UV-Vis. Absorbansi ekstrak dan fraksi etil asetat diukur pada panjang gelombang sinar UV-B yaitu 290-320 nm. Penentuan nilai SPF didasarkan pada persamaan Mansur. Hasil pengujian menunjukkan bahwa ekstrak etanol dan fraksi air. diperoleh nilai SPF dari ketiga sampel yakni masing-masing sebesar 18,39 untuk yang sampel daun katuk, kemudian fraksi etil asetat sebesar 7,40, dan ekstrak etanol sebesar 9,79. Hasil analisis data menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara ekstrak etanol ekstrak daun katuk. dengan fraksi n-heksan, fraksi etil asetat dan fraksi air. Pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa fraksi etil asetat daun katuk. galanga memiliki nilai SPF paling tinggi sehingga berpotensi sebagai tabir surya terhadap proteksi sinar UV-B.