Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Co-design Program Pemberdayaan Pemuda Pesisir di Desa Meninting, Kabupaten Lombok Barat Budiman Budiman; M Jumaedi; Dwi Agna Withri; Abdul Gafur; Ahmad Zaenal Wafik; Rishan Adha
Sciences du Nord Community Service Vol. 1 No. 02 (2024): Sciences du Nord Community Service
Publisher : North Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71238/sncs.v1i2.44

Abstract

Pengangguran pemuda menjadi tantangan utama di Desa Meninting, Lombok Barat, terutama akibat dampak pandemi COVID-19 dan rendahnya akses terhadap pekerjaan produktif. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan peluang kerja melalui program pemberdayaan berbasis potensi lokal dengan pendekatan co-design. Proses co-design melibatkan berbagai pihak, termasuk pemuda pesisir, pemerintah desa, sektor swasta, dan organisasi non-pemerintah, dalam eksplorasi, perencanaan, hingga evaluasi kegiatan. Hasil utama dari program ini adalah terbentuknya prototipe kelompok usaha bersama berbasis olahan ikan, meliputi produk seperti abon ikan, stik ikan, dan kacang ikan. Pelatihan diberikan dalam aspek produksi, manajemen kelompok, literasi keuangan, branding, dan pemasaran. Evaluasi menunjukkan peningkatan keterampilan kewirausahaan, kesiapan kerja, dan kepercayaan diri pemuda. Program ini menunjukkan bahwa pendekatan co-design efektif dalam menciptakan solusi berbasis kebutuhan lokal dan memberdayakan masyarakat. Selain mengurangi angka pengangguran, program ini juga menghasilkan rekomendasi kebijakan untuk mendukung keberlanjutan usaha.
Empowering Coastal Women through Alternative Livelihoods Budiman Budiman; Dwi Agna Withri; Al Furkan; M. Said Ramdlan; Rusmin Nuryadin; Abdul Gafur
Unram Journal of Community Service Vol. 7 No. 2 (2026): June
Publisher : Pascasarjana Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ujcs.v7i2.1666

Abstract

Coastal communities are among the most vulnerable groups affected by climate change due to inconsistent fish catches, increasing operational cost of fishermen, changing weather patterns, and increasing long-term economic uncertainty. These challenges directly affect household livelihoods, particularly those reliant on small-scale fisheries. This community empowerment program aimed to strengthen the adaptive capacity of coastal women by developing alternative livelihoods through fishery-based processed products. The program was implemented in Senteluk and Meninting Villages, West Lombok Regency, Indonesia, involving 30 women organized into three community groups within one year period, from March 2024 to February 2025. Activities included participatory planning, focus group discussions, capacity-building workshops, practical training in fish processing, packaging and branding, financial management, digital marketing, and business legalization assistance. The program successfully established three legally recognized women's groups, delivered twelve capacity-building workshops, developed three fishery-based products (abon ikan, stik ikan, and kacang ikan), and facilitated the acquisition of initial business legalization, food safety certification, and halal certification. Social media platforms among participants were utilized as medium support for product marketing. The initiative demonstrates that community-based women's empowerment, combined with local resource utilization, can strengthen household economic resilience while contributing to climate change adaptation strategies in coastal settings.