David Ricardo
Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pendidikan Islam Multikultural di Era Global: Kajian Pustaka tentang Tantangan dan Implikasi David Ricardo; Amri Saputra; Mahmud Arif
Journal of Educational Research and Learning Analytics Vol. 1 No. 2 (2025): Journal of Educational Research and Learning Analytics
Publisher : Yayasan Cerdas Pedia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65101/jerlra.v1i2.127

Abstract

This study aims to analyze current issues in multicultural Islamic education and examine its implications and developmental direction in the global era. Multicultural Islamic education is understood as a paradigm that emphasizes the universal Islamic values of justice, tolerance, and brotherhood as the foundation for living together within diversity. This research employs a literature review method by examining scientific works published between 2015 and 2025 through a descriptive-analytical approach to identify foundational concepts, contemporary issues, implementation challenges, and both theoretical and practical implications. The findings show that multicultural Islamic education still faces problems such as intolerance, radicalism, curriculum homogenization, and weak teacher competence in inclusive pedagogy. These challenges are intensified by globalization and the digitalization of values, which influence the mindset of younger generations. Therefore, Islamic education needs to be developed in a humanistic, contextual, and adaptive manner through integrative curriculum reform, character strengthening based on universal Islamic values, and interdisciplinary collaboration to build more inclusive and civilized learning.
Internalisasi Nilai Hadis Pendidikan Anak di TPA Sambilegi: Kajian Living Hadis dalam Pembentukan Karakter Religius Anak Amri Saputra; Maesaroh Maesaroh; David Ricardo; Winda Islamitha Nurhamidah; Lutfiah Holifa Balkis; Marhumah Marhumah
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 4 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v7i4.615

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji proses internalisasi nilai-nilai hadis tentang pendidikan anak dalam praktik pembelajaran di TPA Sambilegi dengan perspektif living hadis. Latar belakang penelitian ini berangkat dari pentingnya implementasi hadis-hadis Nabi sebagai pedoman pendidikan karakter anak, terutama dalam konteks lembaga pendidikan nonformal seperti TPA. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan guru ngaji dan pengurus TPA, observasi terhadap aktivitas belajar mengajar, serta dokumentasi kegiatan keagamaan. Analisis data dilakukan secara interaktif dengan tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan, menggunakan teori habitus religius Pierre Bourdieu dan teori tindakan sosial berorientasi nilai Talcott Parsons sebagai pisau analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hadis-hadis tentang akhlak dan menuntut ilmu menjadi dasar utama dalam membentuk perilaku anak di TPA Sambilegi. Internalisasi nilai hadis dilakukan melalui pembiasaan, keteladanan guru, serta kegiatan keagamaan rutin seperti doa bersama, tadarusan, dan nasihat akhlak. Nilai-nilai hadis tersebut membentuk karakter anak yang sopan, hormat kepada guru, dan disiplin dalam beribadah. Namun demikian, penerapan nilai-nilai tersebut masih menghadapi tantangan, terutama pada anak usia dini yang memiliki tingkat kedisiplinan dan perhatian yang beragam. Penelitian ini menyimpulkan bahwa living hadis di TPA Sambilegi menjadi wujud nyata transformasi ajaran profetik ke dalam praktik pendidikan yang kontekstual dan membumi dalam pembentukan karakter religius anak.  Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi teori habitus religius dan tindakan sosial berorientasi nilai dalam menjelaskan proses hidupnya hadis dalam konteks pendidikan anak nonformal, yang belum banyak dikaji sebelumnya.
Aktualisasi Keteladanan Akhlak Nabi Muhammad SAW sebagai Strategi Penguatan Karakter Muslim dalam Merespons Krisis Moral Kontemporer David Ricardo; Mahmud Arif
TADHKIRAH: Jurnal Terapan Hukum Islam dan Kajian Filsafat Syariah Vol. 3 No. 2 (2026): JUNI :TADHKIRAH: Jurnal Terapan Hukum Islam dan Kajian Filsafat Syariah
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/tadhkirah.v3i2.527

Abstract

The contemporary moral crisis, marked by the prevalence of hoaxes, corruption, intolerance, and hedonism, demands a strategic response from the Islamic tradition. This research aims to actualize Prophet Muhammad's (PBUH) moral exemplariness as a strategy for strengthening Muslim character. Using a qualitative literature review method with a thematic-integrative approach, this study analyzes primary sources (the Quran, authentic hadiths, classical Islamic texts) and secondary sources (national and international academic journals). The findings identify five dimensions of Prophetic exemplariness (siddiq, amanah, rahmah, zuhud, hikmah) that directly correspond to 24 character strengths in Peterson and Seligman's Values in Action (VIA) framework. This research formulates four actualization strategies: internalization through contemporary Sufism, behavioral modeling (uswah fi'liyah), moral community reinforcement (al-biah al-shalihah), and Islamic digital literacy. The primary contribution of this research is an integrative model linking Prophetic moral values with modern character psychology, supplemented by an integration table mapping moral crises, Prophetic values, and character-strengthening strategies. This model is intended to serve as an operational framework for Islamic educational institutions, families, and Muslim communities in addressing moral crises systematically and evidence-based.