Muhammad Thoby
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Usulan Perbaikan Layanan Instalasi Rawat Jalan Poli Penyakit Dalam Dengan Pendekatan Lean Hospital (RSUD dr. Achmad Darwis) Muhammad Thoby; Eko Pujiyanto; I Wayan Suletra
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 23, No 2 (2024): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/performa.23.2.79206

Abstract

RSUD dr. Achmad Darwis Suliki, yang terletak di kabupaten lima puluh kota, memiliki berbagai bidang pelayanan, salah satunya adalah Instalasi Rawat Jalan. Namun, berdasarkan data waktu tunggu yang tersedia, terungkap bahwa masih terdapat layanan di Instalasi Rawat Jalan RSUD dr. Achmad Darwis Suliki yang melampaui batas waktu standar pelayanan yang telah ditetapkan oleh Menteri Kesehatan Republik Indonesia.Tujuan utama dari penelitian ini adalah memberikan rekomendasi perbaikan dengan menerapkan pendekatan lean hospital. Tujuannya adalah untuk mengurangi waktu tunggu sehingga waktu pelayanan standar dapat tercapai dengan mengidentifikasi dan mengeliminasi waste yang terjadi dalam proses pelayanan di Instalasi Rawat Jalan RSUD dr. Achmad Darwis Suliki serta dengan perumusan usulan perbaikan. Penelitian ini menggunakan metodologi yang terstruktur, yang meliputi langkah-langkah sebagai berikut: pertama, penggambaran sistem pelayanan dengan cross-functional flowchart untuk memvisualisasikan perjalanan proses pelayanan dan mengidentifikasi pihak yang bertanggung jawab dalam proses tersebut. Kemudian, melalui value stream mapping, dilakukan identifikasi terhadap 8 jenis waste yang mungkin terjadi selama proses pelayanan. Selanjutnya, waste kritis ditentukan dengan menggunakan metode borda dan analisis pareto, menghasilkan penemuan bahwa waste kritis meliputi waste waiting, waste overprocessing, waste inventory, waste motion, dan waste human potential. Hasil identifikasi penyebab waste kritis menggunakan teknik five whys mengarah pada beberapa rekomendasi perbaikan, seperti menambahkan sumber jaringan baru, perbaikan jadwal dokter yang terlambat, pemasangan sistem pemanggilan pasien dari loket, maintenance pemindai sidik jari, pemasangan poster pengukuran tekanan darah, penggunaan mesin tiket antrian otomatis, pemasangan display antrian dan penggunaan rekam medis elektronik.