Anita Pujianti
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelatihan Kader Posyandu sebagai Upaya Pencegahan Masalah Gigi dan Mulut Tingkat Desa : Pelatihan Kader Posyandu sebagai Upaya Pencegahan Masalah Gigi dan Mulut Tingkat Desa Anita Pujianti; Endah Aryati Eko Ningtyas; Benni Benyamin
ABDIGI : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT KESEHATAN GIGI Vol. 3 No. 2 (2025): October 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/abdigi.v3i2.14609

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian penting dari kesehatan umum yang berpengaruh langsung terhadap kualitas hidup individu. Permasalahan seperti karies gigi, radang gusi, dan kebersihan rongga mulut yang buruk masih banyak ditemukan di masyarakat pedesaan akibat rendahnya kesadaran perilaku hidup bersih, keterbatasan akses pelayanan kesehatan, serta kurangnya edukasi berkelanjutan. Salah satu upaya pencegahan yang efektif adalah melalui pemberdayaan kader Posyandu sebagai agen promotif dan preventif di tingkat desa. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemandirian kader Posyandu dalam pencegahan masalah kesehatan gigi dan mulut. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan tentang pengaturan pola makan rendah gula dan teknik menyikat gigi yang baik dan benar, pemeriksaan sederhana kondisi kesehatan gigi dan mulut, serta evaluasi melalui observasi kemandirian kader. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman kader mengenai faktor risiko karies dan penyakit gusi, serta meningkatnya kemampuan kader dalam memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat. Pemeriksaan gigi juga menunjukkan masih ditemukannya masalah karies dan radang gusi ringan pada masyarakat desa. Evaluasi akhir memperlihatkan kader mampu memberikan penyuluhan, demonstrasi menyikat gigi, serta pendampingan kepada kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia. Kesimpulannya, pelatihan kader Posyandu efektif dalam memperkuat peran kader sebagai ujung tombak pelayanan promotif dan preventif kesehatan gigi dan mulut, sehingga dapat mendukung terciptanya perilaku hidup sehat secara mandiri dan berkelanjutan di tingkat desa. Keyword : Kesehatan Gigi dan Mulut; Kader Posyandu; Pelatihan; Pencegahan Masalah Gigi dan Mulut
Penerapan e-KGMS sebagai Upaya Pencegahan Stunting Akibat Karies Rampan pada Anak TK IT Alkamilah Kota Semarang: Implementation of e-KGMS as a Strategy for Preventing Stunting Related to Rampant Caries among Kindergarten Children at TK IT Al Kamilah, Semarang City Anita Pujianti; Yodong
ABDIGI : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT KESEHATAN GIGI Vol. 4 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Stunting remains a major public health problem in Indonesia and is closely related to nutritional deficiencies and early childhood oral health problems, particularly Early Childhood Caries (ECC). In Semarang City, stunting prevalence reached 1.53% (1,277 children) as of April 2023, indicating the need for integrated preventive strategies. This community service program aimed to prevent stunting risk associated with rampant caries through oral health promotion, nutritional assessment, preventive intervention, and the implementation of the e-KGMS software at TK IT Alkamilah, Banyumanik District, Semarang. The program was conducted through structured stages, including identification of Early Childhood Caries (ECC) cases in 46 children, assessment of nutritional status using BMI-for-age, oral health education for parents and teachers, digital education using the e-KGMS application, and preventive intervention using MI Varnish GC on 20 children (40%) at the Dental Health Care Laboratory. The e-KGMS application functioned as a digital educational and data-recording tool to enhance parental knowledge and monitoring of children’s oral health. The results showed that most children experienced moderate rampant caries (39%) and underweight nutritional status (85%), reflecting the interrelationship between poor oral health and nutritional problems. Preventive intervention with MI Varnish GC contributed positively to caries prevention, while the use of e-KGMS improved awareness and engagement of parents and teachers. In conclusion, school-based, collaborative, and technology-supported oral health interventions are effective strategies to reduce ECC prevalence and support stunting prevention efforts in early childhood. Keyword : Stunting; Rampant Caries; Software; School-Based Oral Health