Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

The Effect of Hypnotherapy in the Management of Scaling in Autistic Children Dewi Sartika; Supriyana Supriyana; Tri Wiyatini; Masrifan Djamil; Endah Aryati Eko Ningtyas
Syntax Idea 621-628
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/syntax-idea.v5i6.2354

Abstract

According to WHO in Indonesia there are 7-10% of children with special needs. Children with special needs have lower levels of dental and oral health and hygiene than normal children. Based on a survey in Velezuelan and a study in Malaysia, autistic children have calculus with poor criteria. Autism is one of the complex disorders of child development. Autistic children have problems with their behavior, one of which is hyperactivity or hyperactivity. Hypnotherapy is a method of treatment and healing commonly known as hypnosis. Hypnosis is one therapy that is expected to reduce the level of hyperactivity and cooperation in autistic children. This study aims to prove the effect of hypnotherapy in the management of scaling in autistic children by increasing children's cooperative attitudes and decreasing calculus index in autistic children. This research is a quasy experiment pre and post-test design ( Non-equivalent Control Group). Respondents amounted to 20 children divided into 2 groups. The data of the model test results were analyzed using paired t tests and independent t tests. Based on the results of the study, the effect of hypnotherapy on increasing the cooperative attitude of autistic children is with (P = 0.000), and decreasing the calculus index with (P = 0.000). And showed the delta value of the child's cooperative attitude (10.100) which was higher than the control group and calculus index (1.166) which was higher than the control group. The influence of hypnotherapy in the management of scaling in autistic children is characterized by an increase in the child's cooperative attitude and a decrease in the calculus index in autistic children.
PEMBERDAYAAN MANDIRI MASYARAKAT DALAM OPTIMALISASI GERAK RONGGA MULUT MELALUI SENAM MULUT LANSIA: COMMUNITY SELF-EMPOWERMENT IN OPTIMIZING ORAL CAVITY MOVEMENT THROUGH ELDERLY ORAL GYMNASTICS Endah Aryati Eko Ningtyas; Diyah Fatmasari; Lanny Sunarjo; Benni Benyamin
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v5i2.2251

Abstract

Penyakit   terbanyak   pada   lansia   berdasarkan   Riset   Kesehatan   Dasar (Riskesdas)  tahun  2018  adalah  stroke  (77,7%),  hipertensi  (41,62%),  artritis  (34,18%),  diabetes melitus (12,32%), penyakit jantung  (8,5%), dan masalah gigi dan mulut (87,6%). Pada dasarnya penyakit  yang  diderita  lansia  jarang  dengan  diagnosis  tunggal,  melainkan  hampir  selalu  multi diagnosis. Salah satu masalah kesehatan gigi dan mulut yang dialami lansia adalah Xerostomia (mulut kering). Xerostomia pada lansia dapat mempengaruhi kualitas  hidup,  karena  adanya  rasa  tidak  nyaman dalam rongga mulut, kesulitan dalam berbicara, bau mulut serta mempengaruhi kesehatan gigi dan mulut. Untuk mengatasi masalah tersebut maka dilakukan senam mulut lansia untuk menjaga dan meningkatkan fungsi oral lansia. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada bulan Agustus-Oktober. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesehatan rongga mulut lansia melalui pola makan yang tepat dan senam mulut yang efektif merangsang produksi saliva dan mencegah masalah seperti mulut kering, infeksi gusi, serta karies gigi. Pelaksanaan kegiatan ini menggunakan metode observasi yaitu melakukan pengamatan langsung dilapangan. Beberapa langkah kegiatan yang dilakukan adalah penguatan pengetahuan dan kemandirian lansia melalui penyuluhan, pemeriksaan gigi, senam mulut dan evaluasi. Hasil dari kegiatan tersebut dapat dilihat dari antusiasme para lansia selama proses pelaksanaan kegiatan serta kemampuan melakukan senam mulut secara mandiri. Secara keseluruhan, program pelatihan ini membantu meningkatkan kualitas hidup lansia melalui pendekatan yang holistik dan praktis.
Pelatihan Kader Posyandu sebagai Upaya Pencegahan Masalah Gigi dan Mulut Tingkat Desa : Pelatihan Kader Posyandu sebagai Upaya Pencegahan Masalah Gigi dan Mulut Tingkat Desa Anita Pujianti; Endah Aryati Eko Ningtyas; Benni Benyamin
ABDIGI : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT KESEHATAN GIGI Vol. 3 No. 2 (2025): October 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/abdigi.v3i2.14609

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian penting dari kesehatan umum yang berpengaruh langsung terhadap kualitas hidup individu. Permasalahan seperti karies gigi, radang gusi, dan kebersihan rongga mulut yang buruk masih banyak ditemukan di masyarakat pedesaan akibat rendahnya kesadaran perilaku hidup bersih, keterbatasan akses pelayanan kesehatan, serta kurangnya edukasi berkelanjutan. Salah satu upaya pencegahan yang efektif adalah melalui pemberdayaan kader Posyandu sebagai agen promotif dan preventif di tingkat desa. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemandirian kader Posyandu dalam pencegahan masalah kesehatan gigi dan mulut. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan tentang pengaturan pola makan rendah gula dan teknik menyikat gigi yang baik dan benar, pemeriksaan sederhana kondisi kesehatan gigi dan mulut, serta evaluasi melalui observasi kemandirian kader. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman kader mengenai faktor risiko karies dan penyakit gusi, serta meningkatnya kemampuan kader dalam memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat. Pemeriksaan gigi juga menunjukkan masih ditemukannya masalah karies dan radang gusi ringan pada masyarakat desa. Evaluasi akhir memperlihatkan kader mampu memberikan penyuluhan, demonstrasi menyikat gigi, serta pendampingan kepada kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia. Kesimpulannya, pelatihan kader Posyandu efektif dalam memperkuat peran kader sebagai ujung tombak pelayanan promotif dan preventif kesehatan gigi dan mulut, sehingga dapat mendukung terciptanya perilaku hidup sehat secara mandiri dan berkelanjutan di tingkat desa. Keyword : Kesehatan Gigi dan Mulut; Kader Posyandu; Pelatihan; Pencegahan Masalah Gigi dan Mulut
DEN-DY (Dental Diary) AS AN EFFORT TO IMPROVE KNOWLEDGE AND BRUSHING SKILLS IN ELEMENTARY SCHOOL CHILDREN Dandy Dandy; Fahrur Reza. FA; Dyah Saffana Arsinta; Sitti Aminah; Cut Lieddya Rahmita; Salsabila Shafiya Sugiharto; Afifah Ayestina Pelingga; Endah Aryati Eko Ningtyas; Supriyana Supriyana; Bambang Sutomo
Wealth Community Empowerment Vol. 2 No. 2 (2025): August 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/welcomejournal.v2i2.12386

Abstract

This report discusses community service through the media "DEN-DY (Dental Diary)" which aims to improve knowledge and brushing skills in elementary school children in MI Miftahul Huda Suwawal Timur. Dental and oral health is an important aspect of general health, and children often lack adequate education about dental care. Through the development of interesting and interactive educational media, this research aims to overcome the problem of low knowledge and brushing skills among students. The methods used include counseling, distribution of DEN-DY media, and evaluation of results through pretest and posttest. The results showed a significant improvement in students' knowledge and skills after the intervention. It is hoped that this innovation can be a model for dental health programs in other schools.