Penyami Yuniske
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

OPTIMALISASI KESEHATAN GINJAL MELALUI SELF MANAJEMENT BAGI REMAJA DI WILAYAH KELURAHAN BENDAN KERGON KOTA PEKALONGAN: OPTIMALISASI KESEHATAN GINJAL MELALUI SELF MANAJEMENT BAGI REMAJA DI WILAYAH KELURAHAN BENDAN KERGON KOTA PEKALONGAN Supriyo S.ST, M.Kes; Inayah Maslahatul; Penyami Yuniske; Triasari Lis
Jurnal Lintas Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): NOVEMBER 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jlpm.v5i1.14219

Abstract

Latar Belakang: Penyakit ginjal merupakan salah satu isu kesehatan global yang terus mengalami peningkatan prevalensi setiap tahunnya. Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) menunjukkan bahwa kejadian gangguan ginjal di Indonesia cenderung meningkat, bahkan mulai ditemukan pada kelompok usia produktif dan remaja. Kondisi tersebut berkaitan erat dengan pola hidup yang kurang sehat, seperti kebiasaan mengonsumsi makanan tinggi natrium, minuman manis atau bersoda, kurangnya aktivitas fisik, serta kecenderungan menahan buang air kecil. Remaja merupakan kelompok usia yang sedang mengalami perkembangan fisik, psikologis, dan sosial yang pesat, sehingga rentan terhadap pembentukan perilaku yang tidak sehat. Minimnya pengetahuan dan kesadaran tentang pentingnya menjaga fungsi ginjal menyebabkan remaja kerap mengabaikan perilaku hidup sehat. Metode: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini di laksanakan di aula SMP 04 Kota Pekalongan pada tanggal 02 Agustus 2025 dengan dihadiri 15 siswa /siswi dan juga guru pendamping dan kepala sekolah. Kegiatan ini meliputi pemberian edukasi tentang kesehatan ginjal dan kesehatan mental remaja. Sebelum pemberian edukasi, dilakukan pengukuran tekanan darah dan pengisian kuesioner untuk mengukur tingkat pengetahuan dan perilaku siswa/siswi yang mendukung kesehatan ginjal. Permainan puzzle menyusun menu makanan “Meal Planning Puzzle “ Hasil Kegiatan: Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan di mana remaja mengetahui prinsip self-management kesehatan ginjal, termasuk pola makan sehat, hidrasi yang cukup, aktivitas fisik, dan penghindaran kebiasaan berisiko. Perubahan sikap dimana tumbuh kesadaran dan kepedulian untuk menjaga kesehatan ginjal sejak dini dan perubahan perilaku remaja yang mampu mempraktikkan self-management kesehatan ginjal. Simpulan: Pendekatan self-management terbukti efektif dalam mendorong remaja untuk mengambil peran aktif dalam menjaga kesehatan, melalui praktik monitoring diri, pengaturan pola konsumsi, dan penghindaran kebiasaan yang berisiko. Keyword: Kesehatan Ginjal , Self Management