Didi Hermawan
Poltekkes Kemenkes Semarang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SOSIALISASI MITIGASI BENCANA BANJIR MELALUI PENDIDIKAN KEBENCANAAN BERBASIS KEARIFAN LOKAL Suparjo; Didi Hermawan
Jurnal Inovasi Masyarakat Terupdate Vol. 2 No. 1 (2025): JIMAT
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jimat.v2i1.14369

Abstract

Kota Tegal adalah salah satu kota yang rawan terjadi bencana dan bencana yang sering terjadi adalah banjir sehingga edukasi mitigasi bencana banjir sangat perlu dilakukan sebagai pembelajaran dan perkenalan awal pada mitigasi bencana, diharapkan dengan sosialisasi ini masyarakat Kelurahan Debong Lor dapat menambah pengetahuannya mengenai mitigasi bencana banjir dan selalu siap dalam menghadapi bencana serta mengetahui tindakan yang harus dilakukan saat evakuasi terjadi. Tujuan dari pengabdian ini untuk memberikan sosialisasi manajemen mitigasi bencana banjir melalui pendidikan kebencanaan berbasis kearifan lokal. Pengabdian dilaksanakan di Kelurahan Debong Lor. Metode pengabdian yang digunakan diantaranya; 1) observasi dilakukan di RW VI, 2) sosialisasi mitigasi bencana dengan penyampaian materi dan memberikan pretest dan posttest untuk mengetahui tingkat pemahaman masyarakat 3) pembinaan dengan praktik menanam dan memelihara pohon serta 4) evaluasi kegiatan yang telah terlaksana untuk melakukan tindak lanjut dari program pengabdian. Hasil dari pengabdian, kegiatan sosialisasi mitigasi bencana banjir melalui pendidikan kebencanaan berbasis kearifan lokal mulai dari sosialisasi manajemen bencana, pembersihan area sungai, penanaman pohon, perawatan dan pemupukan pohon terlaksana dengan lancar. Masyarakat mengalami peningkatan pemahaman mitigasi bencana banjir dari 60% menjadi 83%. Masyarakat yang mengikuti pengabdian juga mengalami perubahan perilaku menjadi lebih peduli terhadap lingkungan. Hal ini dibuktikan dari semakin meningkatnya jumlah partisipan setiap kegiatan bersih sungai dan pemeliharaan pohon.
EDUKASI PENCEGAHAN PENYAKIT KULIT PASCA BANJIR PADA MASYARAKAT DI KELURAHAN DEBONG KULON KOTA TEGAL Jurnal Inovasi Masyarakat Terupdate; Ahmad Baequny; Gayuh Siska Laksananno; Mardiyono; Didi Hermawan
Jurnal Inovasi Masyarakat Terupdate Vol. 2 No. 2 (2025): JIMAT
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jimat.v2i2.14388

Abstract

Bencana banjir yang sering terjadi dapat memunculkan berbagai ancaman penyakit salah satunya penyakit kulit. Hal ini harus diwaspadai karena dapat mengancam status kesehatan masyarakat. Genangan air yang terjadi pada banjir dapat mengandung berbagai macam bakteri serta mikroorganisme yang bisa menyebabkan gatal-gatal pada kulit baik anak-anak maupun dewasa. Oleh karena itu perlu dilakukan upaya promotif untuk meningkatkan kualitas hidup dari masyarakat yang terdampak tersebut. Peningkatan kualitas hidup ini diharapkan dapat mencegah penyakit kulit yang sering kali terjadi pada masyarakat yang daerahnya sering terjadi banjir. Selain itu, edukasi pencegahan penyakit kulit ini dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat khususnya dalam hal pencegahan, penanganan, dan pengobatan terhadap penyakit kulit, sehingga masyarakat melakukan tindakan yang akan diajarkan pada pelaksanaan kegiatan tersebut. dalam upaya mencegah penyakit kulit. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah melakukan pendataan masyarakat yang sering terdampak banjir melalui berkoordinasi dengan Kelurahan Debong Kulon. Kemudian dilakukan edukasi dan pelatihan (ceramah, tanya jawab, simulasi) tentang pencegahan penyakit kulit pasca banjir. Sasaran kegiatan adalah masyarakat terpapar banjir yang terdata di Kelurahan Debong Kulon. Adapun target capaian akhir dan luaran pengabmas ini adalah peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan penyakit kulit khususnya masyarakat yang sering terpapar banjir