Masrurotul Mahmudah
Universitas Ma’arif Lampung

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

IMPLEMENTASI INTERACTIVE SMARTBOARD UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR PADA PEMBELAJARAN IPAS Ridho Hendrawan; Masrurotul Mahmudah; Lutfi Fadilah
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v6i3.10405

Abstract

This study aims to analyze the application of the Interactive Smartboard as an interactive learning medium in increasing students' learning interest in science learning for fifth-grade students at SD NU Metro. This research uses the Classroom Action Research (PTK) method with the Kemmis and McTaggart model, carried out in two cycles involving 29 students. Data collection techniques were conducted through questionnaires, observations, and interviews, while data analysis used a quantitative descriptive approach. The results of the study showed an increase in the completeness of students' learning interest after the application of the Interactive Smartboard. In the pre-cycle, students who reached completeness were 9 students (31.03%), increasing in Cycle I to 18 students (62.07%), and in Cycle II increased to 25 students (86.21%), thus meeting the established success indicators. In addition, the results of observations showed an increase in student involvement and active participation in the learning process Thus, it can be concluded that the use of Interactive Smart Boards can create learning that is more interactive, engaging, and meaningful, thereby being effective in increasing students' interest in learning Natural and Social Sciences in elementary schools. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Interactive Smartboard sebagai media pembelajaran interaktif dalam meningkatkan minat belajar siswa pada pembelajaran IPAS pada siswa kelas V SD NU Metro. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan melibatkan 29 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket, observasi, dan wawancara, sedangkan analisis data menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan ketuntasan minat belajar siswa setelah penerapan Interactive Smartboard. Pada pra-siklus, siswa yang mencapai ketuntasan sebanyak 9 siswa (31,03%), meningkat pada Siklus I menjadi 18 siswa (62,07%), dan pada Siklus II meningkat menjadi 25 siswa (86,21%), sehingga telah memenuhi indikator keberhasilan yang ditetapkan. Selain itu, hasil observasi menunjukkan peningkatan keterlibatan dan partisipasi aktif siswa dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan Interactive Smartboard mampu menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif, menarik, dan bermakna sehingga efektif dalam meningkatkan minat belajar siswa pada pembelajaran IPAS di sekolah dasar.
PENGEMBANGAN MEDIA JAM MANIPULATIF BERBASIS FUN LEARNING UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN MATEMATIKA SISWA KELAS II SEKOLAH DASAR Veronicha Fernanda; Masrurotul Mahmudah; Nur Laili
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v6i2.10329

Abstract

This study was motivated by the low level of understanding among second-grade students at SD Negeri 1 Banarjoyo regarding time measurement material due to the use of conventional teaching methods and the lack of engaging and concrete learning media. This study aimed to develop a manipulative clock media based on fun learning and to determine its feasibility and effectiveness in improving students’ mathematical understanding. The research method used was Research and Development (R&D) with the ADDIE model, which consists of the stages of analysis, design, development, implementation, and evaluation. The subjects of this study were second-grade students of SD Negeri 1 Banarjoyo. Data collection techniques included observation, interviews, validation questionnaires, and learning outcome tests. The results showed that the developed media obtained a validation score of 3.80 from media experts and 3.72 from material experts, both categorized as highly valid. In addition, the media was declared effective based on the improvement in students’ learning outcomes, where the average pretest score of 65.20 increased to 84.01 in the posttest, with a learning mastery level reaching 80%. These results indicate that the manipulative clock media based on fun learning can help students understand time measurement concepts in a more concrete, interactive, and enjoyable way. Therefore, the developed media is feasible to be used as an innovative alternative in mathematics learning at the elementary school level. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman siswa kelas II SD Negeri 1 Banarjoyo terhadap materi pengukuran waktu akibat penggunaan metode pembelajaran yang masih konvensional serta kurangnya media pembelajaran yang menarik dan konkret. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media jam manipulatif berbasis fun learning serta mengetahui kelayakan dan efektivitasnya dalam meningkatkan pemahaman matematika siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Subjek penelitian adalah siswa kelas II SD Negeri 1 Banarjoyo. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, angket validasi, dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang dikembangkan memperoleh skor validasi ahli media sebesar 3,80 dan validasi ahli materi sebesar 3,72 dengan kategori sangat valid. Selain itu, media dinyatakan efektif berdasarkan peningkatan hasil belajar siswa, yaitu nilai rata-rata pretest sebesar 65,20 meningkat menjadi 84,01 pada posttest dengan tingkat ketuntasan belajar mencapai 80%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa media jam manipulatif berbasis fun learning mampu membantu siswa memahami konsep pengukuran waktu secara lebih konkret, interaktif, dan menyenangkan. Dengan demikian, media yang dikembangkan layak digunakan sebagai alternatif inovatif dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar.
IMPLEMENTASI METODE PEMBELAJARAN MIND MAPPING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS PADA SISWA MADRASAH IBTIDAIYAH Adrikil Mazidah; Masrurotul Mahmudah
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v6i2.10375

Abstract

The low level of students’ mathematical critical thinking skills remains a problem in elementary school mathematics learning because the learning process tends to be teacher-centered and does not actively involve students. This study aims to determine the implementation of the mind mapping learning method and its contribution to the mathematical critical thinking skills of class V B students at MI Ma’arif 18 Trimurjo. This study used a descriptive qualitative approach with research subjects consisting of 21 class V B students and a mathematics teacher selected through purposive sampling. Data were collected through observation, interviews, and documentation. Data analysis used the Miles and Huberman model through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that the mind mapping method helped students understand the relationships between geometric concepts in a more structured manner, increased student activeness, and assisted students in concluding learning materials more systematically. Students’ mathematical critical thinking skills developed through the ability to identify, connect, analyze, and conclude mathematical concepts. Therefore, the mind mapping method can be used as an alternative learning strategy to help develop students’ mathematical critical thinking skills. ABSTRAK Rendahnya kemampuan berpikir kritis matematis siswa masih menjadi permasalahan dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar karena proses pembelajaran cenderung berpusat pada guru dan kurang melibatkan siswa secara aktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan metode pembelajaran mind mapping serta kontribusinya terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa kelas V B MI Ma’arif 18 Trimurjo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian yang terdiri dari 21 siswa kelas V B dan guru matematika yang dipilih melalui purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode mind mapping membantu siswa memahami hubungan antar konsep bangun ruang secara lebih terstruktur, meningkatkan keaktifan siswa, serta membantu siswa menyimpulkan materi secara lebih sistematis. Kemampuan berpikir kritis matematis siswa berkembang melalui kemampuan mengidentifikasi, menghubungkan, menganalisis, dan menyimpulkan konsep matematika. Dengan demikian, metode mind mapping dapat digunakan sebagai alternatif strategi pembelajaran untuk membantu mengembangkan kemampuan berpikir kritis matematis siswa.
IMPLEMENTASI METODE INTERACTIVE READING ALOUD DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA SISWA KELAS II SD IT BUMI SHOLAWAT Khoirunnisa Khoirunnisa; Masrurotul Mahmudah; Nurul Aisyah
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4696

Abstract

Kemampuan membaca merupakan keterampilan dasar yang penting dalam menunjang keberhasilan belajar siswa, namun masih terdapat siswa yang mengalami kesulitan dalam membaca lancar dan memahami isi bacaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi metode Interactive Reading Aloud dalam meningkatkan kemampuan membaca siswa kelas II di SD IT Bumi Sholawat Wates, Kabupaten Lampung Tengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis fenomenologis untuk memahami proses pembelajaran dan pengalaman subjek penelitian. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru, dan siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi metode Interactive Reading Aloud dilaksanakan melalui tiga tahapan utama, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap perencanaan, guru menyusun tujuan pembelajaran, memilih bahan bacaan yang sesuai dengan kemampuan siswa, serta merancang langkah-langkah pembelajaran interaktif. Pada tahap pelaksanaan, pembelajaran berlangsung melalui kegiatan pendahuluan berupa apersepsi dan motivasi, kegiatan inti berupa membaca nyaring oleh guru yang diikuti siswa, tanya jawab, diskusi, serta pendampingan individu, dan kegiatan penutup berupa refleksi serta penyimpulan bersama. Pada tahap evaluasi, guru melakukan penilaian secara lisan dan tertulis untuk mengukur kelancaran membaca, ketepatan pengucapan, serta pemahaman isi bacaan siswa. Hasilnya menunjukkan adanya peningkatan kemampuan membaca siswa, terutama pada kelancaran, pemahaman, dan kepercayaan diri, meskipun belum merata pada seluruh siswa.