Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KKN Sebagai Instrumen Edukasi Hukum Untuk Perlindungan Hak-Hak Perempuan Dan Anak di Kelurahan Margaluyu Aidatunnisa, Nazwa; Khairani, Dhaifina Khairani; Hanif Rozan, Muhammad; Nur Ramadhan, Muhamad; Ruruh; Ilmi Soemanang, Thoriq; Rika Perdana, Purnama
Journal of Social Service and Empowerment Vol. 3 No. 1 (2026): Journal of Social Service and Empowerment (JOSSE)
Publisher : Politeknik Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56743/josse.v3i1.680

Abstract

ABSTRACT This study aims to analyze the role of the Community Service Program (KKN) as a legal education instrument for the protection of women’s rights in Margaluyu Village. The research applied a descriptive qualitative method with data collected through observation, in-depth interviews, and documentation during the KKN activities. The findings reveal that the women and children empowerment program conducted through KKN effectively improved community understanding of women’s rights, including protection from violence, rights within the household, and access to education and employment. The high level of community participation demonstrates the effectiveness of participatory methods, although several challenges remain, such as limited program duration, low legal literacy among some residents, and patriarchal cultural resistance. The implications highlight that KKN can serve as a strategic tool to strengthen legal awareness in the community, and should be further developed through sustainable collaboration with local legal institutions and village authorities. Keywoards: KKN, Legal Education, Women Empowerment, Rights Protection, Margaluyu. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Kuliah Kerja Nyata (KKN) sebagai instrumen edukasi hukum dalam perlindungan hak-hak perempuan di Kelurahan Margaluyu. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi selama kegiatan KKN berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program sosialisasi pemberdayaan perempuan dan anak yang dilakukan dalam KKN mampu meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai hak-hak perempuan, termasuk perlindungan dari kekerasan, hak dalam rumah tangga, serta hak atas pendidikan dan pekerjaan. Partisipasi masyarakat yang cukup tinggi memperlihatkan efektivitas metode partisipatif yang digunakan, meskipun masih terdapat hambatan berupa keterbatasan waktu pelaksanaan, rendahnya literasi hukum sebagian warga, dan resistensi budaya patriarki. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa KKN dapat menjadi sarana strategis dalam meningkatkan kesadaran hukum masyarakat, dan ke depan perlu diperkuat melalui kolaborasi berkelanjutan dengan lembaga hukum lokal maupun pemerintah desa Kata Kunci: KKN, Edukasi Hukum, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Hak, Margaluyu.