Fadiah Ulil Abshar
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penguatan Pertemanan Positif melalui Psikoedukasi untuk Meningkatkan Kesadaran Anti-Bullying pada Siswa SMPN 12 Surabaya Arifah Devinta Arfianty; Yessi Octavia; Fadiah Ulil Abshar; Evelyna Shafa Maretta; Illene Nathania Evelyna Zeva; Farah Dila Dewi; Nadiah Qonita; Inka Sukma Melati; Niken Titi Pratitis
Ngaliman: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Ngaliman. Februari 2026
Publisher : Universitas Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53429/ngaliman.v5i1.2117

Abstract

Negative peer relationships and bullying behavior among adolescents constitute significant social issues that affect students’ psychological well-being and the overall school climate. This psychoeducational intervention aimed to enhance students’ understanding and awareness of positive peer relationships as a preventive strategy against bullying at SMPN 12 Surabaya. The program employed a participatory psychoeducation approach, incorporating interactive lectures, educational videos, group games, and sharing sessions. Program effectiveness was evaluated using a pre-test and post-test design to measure changes in participants’ understanding. The findings indicate a substantial increase in students’ comprehension of positive peer relationships, rising from 30.9% in the pre-test to 78.8% in the post-test. Beyond cognitive improvement, the intervention also fostered more supportive and empathetic social interactions among students. These results suggest that participatory psychoeducation can serve as an effective strategy for promoting anti-bullying awareness and strengthening positive peer dynamics in junior high school settings.
Kepuasan hidup pada sandwich generation: Menelisik peran kematangan emosi dan kebermakaan hidup Fadiah Ulil Abshar; Suroso Suroso; Karolin Rista
SUKMA : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 No 2 Desember 2025
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract This study aims to determine the relationship between emotional maturity and meaning of life and life satisfaction in the sandwich generation. The research method used was quantitative with a correlational approach. The study subjects consisted of sandwich generation individuals who were in adulthood and had the responsibility of caring for both parents and children simultaneously. The research instruments consisted of an emotional maturity scale, a meaning-of-life scale, and a life satisfaction scale. Data analysis was performed using multiple linear regression. The results showed an F-value of 32.912 with a significance level of 0.000 (p < 0.05), indicating that emotional maturity and meaning-of-life simultaneously have a significant relationship with life satisfaction. The partial test results show that emotional maturity has a significant relationship with life satisfaction (p < 0.05), and that meaningfulness in life has a significant relationship with life satisfaction (p < 0.05). The findings of this study indicate that the ability to manage emotions and the ability to interpret life play a significant role in shaping life satisfaction in the sandwich generation. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kematangan emosi dan kebermaknaan hidup dengan kepuasan hidup pada sandwich generation. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Subjek penelitian terdiri dari individu sandwich generation yang berada pada usia dewasa dan memiliki tanggung jawab merawat orang tua serta anak secara bersamaan. Instrumen penelitian berupa skala kematangan emosi, skala kebermaknaan hidup, dan skala kepuasan hidup. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda. Hasil analisis menunjukkan nilai F sebesar 32,912 dengan tingkat signifikansi 0,000 (p < 0,05), yang menunjukkan bahwa kematangan emosi dan kebermaknaan hidup secara simultan memiliki hubungan yang signifikan dengan kepuasan hidup. Hasil uji parsial menunjukkan bahwa kematangan emosi memiliki hubungan yang signifikan dengan kepuasan hidup (p < 0,05), demikian pula kebermaknaan hidup memiliki hubungan yang signifikan dengan kepuasan hidup (p < 0,05). Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan mengelola emosi dan kemampuan memaknai kehidupan berperan penting dalam membentuk kepuasan hidup pada sandwich generation.