Camico, Danang Bertrand
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PATRON-CLIENT NETWORKS AND PUBLIC UTILITY FOR INCUMBENT POLITICIANS IN ELECTIONS: A BIBLIOMETRIC ANALYSIS Camico, Danang Bertrand; Salsabila, Muhammad Ihwan; Sihidi, Iradhad Taqwa
Jurnal Dialektika Politik Vol. 10 No. 1 (2026): Jurnal Dialektika Politik
Publisher : STISIP Widyapuri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37949/jdp.v10i1.298

Abstract

This study analyzes the relationship between patron–client networks and the strategic use of public utilities by incumbent politicians in electoral contexts through a bibliometric approach. It explores how patronage-based electoral strategies are conceptualized and debated within academic literature, particularly regarding the mobilization of state resources to secure voter loyalty and sustain political dominance. The primary objective is to identify patterns of knowledge production, influential scholars, dominant themes, and emerging research trajectories related to incumbency advantage and patronage politics. Methodologically, the study employs bibliometric analysis supported by VOSviewer software to visualize co-occurrence networks among keywords, citation relationships, author collaborations, and leading publication sources. This quantitative mapping enables a systematic understanding of the intellectual structure and evolution of the field. The findings reveal three major thematic clusters. First, political patronage and clientelism are strongly associated with the distribution of public utilities as electoral incentives. Second, incumbency advantage emerges as a central concept linked to resource control and institutional access. Third, social capital and local networks function as mediating mechanisms that strengthen patron–client exchanges. The analysis also shows a growing trend of interdisciplinary research combining political science, governance, and public administration perspectives. Overall, the study demonstrates that public utilities often operate not only as service instruments but also as strategic tools for power reproduction and electoral consolidation.
Tata Kelola Kemitraan Pemerintah-Swasta (PPP/KPBU) dalam Pembangunan Ibu Kota Nusantara Hijri, Yana Syafriyana; Saiman; Arrozy, Ahmad; Camico, Danang Bertrand
Sospol Vol. 12 No. 1 (2026): Januari-Juni
Publisher : Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jurnalsospol.v12i1.43589

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan model tata kelola PPP/KPBU dalam pembangunan infrastruktur IKN dengan menekankan dimensi pengaturan kelembagaan (governance arrangements) dan kapabilitas institusional. Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai megaproyek nasional menghadirkan tantangan tata kelola yang kompleks, khususnya dalam pembiayaan dan pengelolaan infrastruktur melalui skema Kemitraan Pemerintah dengan Badan Usaha (PPP/KPBU). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus dengan menganalisis data empiris berupa dokumen kebijakan, regulasi, laporan resmi, hasil observasi, serta diskusi kelompok terarah (FGD). Analisis data dilakukan menggunakan perangkat lunak NVivo 14 untuk pengodean tematik dan VOSviewer untuk pemetaan jaringan pengetahuan dan kebijakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata kelola PPP/KPBU di IKN tidak bersifat hierarkis tunggal, melainkan berbentuk jaringan kebijakan kolaboratif yang melibatkan pemerintah pusat, Otorita IKN, pemerintah daerah, sektor swasta, serta aktor pendukung dan masyarakat sipil. Model yang dikembangkan menegaskan bahwa keberhasilan PPP/KPBU sangat ditentukan oleh kapabilitas kelembagaan yang mencakup legitimasi, kapasitas, dan kepercayaan antar-aktor. Secara teoretis, penelitian ini berkontribusi pada penguatan literatur governance PPP melalui pengembangan model tata kelola berbasis kapabilitas institusional, sementara secara praktis memberikan kerangka kebijakan bagi pengelolaan PPP/KPBU dalam megaproyek pembangunan di Indonesia.