Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Lingkungan Belajar, Dukungan Sebaya, dan Peran Dosen Terhadap Semangat Belajar Mahasiswa Universitas Negeri Makassar Husain, Fakhira; Jhulyandhani, Ana Putri; Maharani, Maharani; Gamaliyah, Aliah Alfitah; Arsyad, Wulan; Zakhinah, Dewi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.3886

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi beberapa hal, seperti lingkungan belajar, dukungan teman sebaya, dan peran guru dalam meningkatkan semangat belajar siswa Universitas Negeri Makassar. Semangat belajar adalah dorongan internal dan eksternal yang mendorong siswa untuk berpartisipasi secara aktif dalam kelas, menyelesaikan tugas dengan disiplin, dan bersikap positif terhadap tekanan akademik. Studi sebelumnya menunjukkan bahwa motivasi siswa untuk belajar dipengaruhi oleh tiga faktor: dukungan sosial dari lingkungan mereka, kemampuan mereka untuk menyesuaikan diri, dan kualitas interaksi selama proses pembelajaran. Selain itu, memiliki lingkungan belajar yang nyaman secara fisik dan sosial dapat membantu siswa merasa lebih nyaman dan lebih siap untuk berpartisipasi dalam kegiatan akademik. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dan seratus responden dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda setelah dikumpulkan melalui kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru, dukungan teman sebaya, dan lingkungan belajar memengaruhi semangat belajar siswa secara positif dan signifikan. Belajar dalam lingkungan yang mendukung dapat meningkatkan suasana akademik. Mahasiswa mendapatkan dukungan dari teman sekelas, yang menurunkan stres, meningkatkan rasa percaya diri, dan mendorong mereka untuk belajar lebih banyak lagi. Guru yang komunikatif, responsif, dan memiliki kemampuan untuk mendorong siswa sangat membantu meningkatkan semangat mereka untuk belajar. Hasil ini menunjukkan bahwa lingkungan belajar yang baik, dukungan sosial yang kuat, dan peran aktif dosen dalam menciptakan lingkungan akademik yang produktif sangat berkorelasi. Oleh karena itu, universitas harus terus membuat fasilitas, program pembinaan, dan interaksi akademik yang membantu mahasiswa mencapai potensi terbaik mereka.