Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Influencer Marketing dan Brand image terhadap Keputusan Pembelian pada Mahasiswa Universitas Negeri Makassar Husain, Fakhira; Renzya, Hecdies Filia Deilfia; Elsa, Elsa; Tato’, Angga Saputra Isak; Febrianti, A. Sri Arini
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3733

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Influencer Marketing dan Brand Image terhadap Keputusan Pembelian pada pengguna media sosial TikTok, khususnya di kalangan mahasiswa Universitas Negeri Makassar. Perkembangan social commerce yang pesat pada platform TikTok telah mendorong perubahan signifikan dalam pola konsumsi, termasuk peningkatan ketergantungan konsumen pada rekomendasi influencer dan persepsi terhadap citra merek. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden yang ditentukan melalui teknik purposive sampling, dengan kriteria mahasiswa aktif yang pernah membeli produk melalui TikTok. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner online, sementara analisis data menggunakan metode Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Squares (PLS) melalui aplikasi SmartPLS 3. Hasil analisis menunjukkan bahwa model pengukuran telah memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas, ditunjukkan dengan nilai outer loading di atas 0.70, AVE di atas 0.50, serta composite reliability yang berada dalam kategori baik. Model struktural yang diuji menghasilkan nilai R-Square sebesar 0.537, yang mengindikasikan bahwa variabel Influencer Marketing dan Brand Image secara simultan mampu menjelaskan 53,7% variasi Keputusan Pembelian. Hasil pengujian path coefficient menunjukkan bahwa Influencer Marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian (β= 0.247; p = 0.001). Selain itu, Brand Image juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan (β = 0.555; p = 0.000). Nilai effect size (f²) menunjukkan bahwa Brand Image memiliki pengaruh besar terhadap Keputusan Pembelian, sedangkan Influencer Marketing memiliki pengaruh kecil. Secara keseluruhan, temuan ini menegaskan bahwa Brand Image merupakan faktor yang paling dominan dalam memengaruhi keputusan pembelian, sementara Influencer Marketing tetap memberikan kontribusi signifikan namun dengan intensitas yang lebih rendah.
Pengaruh Lingkungan Belajar, Dukungan Sebaya, dan Peran Dosen Terhadap Semangat Belajar Mahasiswa Universitas Negeri Makassar Husain, Fakhira; Jhulyandhani, Ana Putri; Maharani, Maharani; Gamaliyah, Aliah Alfitah; Arsyad, Wulan; Zakhinah, Dewi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.3886

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi beberapa hal, seperti lingkungan belajar, dukungan teman sebaya, dan peran guru dalam meningkatkan semangat belajar siswa Universitas Negeri Makassar. Semangat belajar adalah dorongan internal dan eksternal yang mendorong siswa untuk berpartisipasi secara aktif dalam kelas, menyelesaikan tugas dengan disiplin, dan bersikap positif terhadap tekanan akademik. Studi sebelumnya menunjukkan bahwa motivasi siswa untuk belajar dipengaruhi oleh tiga faktor: dukungan sosial dari lingkungan mereka, kemampuan mereka untuk menyesuaikan diri, dan kualitas interaksi selama proses pembelajaran. Selain itu, memiliki lingkungan belajar yang nyaman secara fisik dan sosial dapat membantu siswa merasa lebih nyaman dan lebih siap untuk berpartisipasi dalam kegiatan akademik. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dan seratus responden dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda setelah dikumpulkan melalui kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru, dukungan teman sebaya, dan lingkungan belajar memengaruhi semangat belajar siswa secara positif dan signifikan. Belajar dalam lingkungan yang mendukung dapat meningkatkan suasana akademik. Mahasiswa mendapatkan dukungan dari teman sekelas, yang menurunkan stres, meningkatkan rasa percaya diri, dan mendorong mereka untuk belajar lebih banyak lagi. Guru yang komunikatif, responsif, dan memiliki kemampuan untuk mendorong siswa sangat membantu meningkatkan semangat mereka untuk belajar. Hasil ini menunjukkan bahwa lingkungan belajar yang baik, dukungan sosial yang kuat, dan peran aktif dosen dalam menciptakan lingkungan akademik yang produktif sangat berkorelasi. Oleh karena itu, universitas harus terus membuat fasilitas, program pembinaan, dan interaksi akademik yang membantu mahasiswa mencapai potensi terbaik mereka.