Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Pengaruh Perceived Organizational Support, Work-Life Balance, dan Kompensasi terhadap Job Satisfaction (Studi Kasus Driver Gojek di Kabupaten Semarang) Rismawanda, Vamelina; Suryatama, Fajar; Ayu, Pitaloka Dharma
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7081

Abstract

Perkembangan teknologi digital pada era globalisasi mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis platform, termasuk layanan transportasi online seperti Gojek di Kabupaten Semarang. Layanan ini memberikan kemudahan mobilitas serta peluang kerja fleksibel bagi mitra pengemudi, namun karakteristik gig economy menghadirkan tantangan berupa ketidakpastian pendapatan, perubahan sistem insentif, persaingan antar driver, dan tekanan algoritma yang berpotensi memengaruhi job satisfaction. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh perceived organizational support, work-life balance, dan kompensasi terhadap job satisfaction mitra pengemudi Gojek di Kabupaten Semarang. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif asosiatif dengan jumlah responden 96 orang yang ditentukan menggunakan rumus Lemeshow. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan SmartPLS 4.1.1.7. Hasil pengujian outer model menunjukkan seluruh indikator valid dan reliabel dengan nilai AVE di atas 0,50 serta Cronbach’s alpha di atas 0,70. Nilai R-square sebesar 0,499 menunjukkan bahwa 49,9% variasi job satisfaction dijelaskan oleh perceived organizational support, work-life balance, dan kompensasi. Uji hipotesis menunjukkan bahwa kompensasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap job satisfaction (t=3,097; p=0,002), perceived organizational support berpengaruh positif dan signifikan (t=2,076; p=0,038), serta work-life balance berpengaruh positif dan signifikan (t=3,422; p=0,001). Temuan ini menegaskan bahwa transparansi kompensasi, dukungan organisasi, serta keseimbangan kehidupan kerja menjadi faktor penting dalam meningkatkan kepuasan kerja mitra pengemudi pada sektor ekonomi digital.