Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Pengetahuan Calon Akseptor Keluarga Berencana dengan Motivasi Menggunakan Intra Uterine Device Sutiani, Ni Luh; Marhaeni, Gusti Ayu; Utarini, Gusti Ayu Eka
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7091

Abstract

Program Keluarga Berencana merupakan upaya pemerintah untuk menekan laju pertumbuhan penduduk serta meningkatkan kualitas hidup ibu dan anak. Meskipun IUD tergolong metode kontrasepsi jangka panjang yang efektif dan memiliki tingkat kegagalan rendah, angka penggunaannya di UPTD Puskesmas II Denpasar Utara masih lebih rendah dibandingkan metode lainnya seperti suntik dan pil. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dengan motivasi penggunaan IUD di wilayah kerja UPTD Puskesmas II Denpasar Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode analitik korelasi dengan rancangan cross sectional. Teknik sampling dalam penelitian ini adalah purposive random sampling dengan besar sampel 51 orang yang dipilih sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Populasi penelitian adalah wanita usia subur (21–49 tahun) yang belum menggunakan kontrasepsi. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur dan dianalisis dengan uji Spearman Rank melalui program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 64,7% responden memiliki pengetahuan baik dan 49,0% memiliki motivasi kuat dalam menggunakan IUD. Hasil korelasi uji Spearman Rank didapatkan nilai p = 0.000 (< 0,05) dengan nilai r = 0,641 yang menunjukkan hubungan kuat dan signifikan. Simpulan penelitian ini terdapat hubungan antara pengetahuan calon akseptor keluarga berencana dengan motivasi menggunakan IUD. Diperlukan upaya aktif tenaga kesehatan dalam peningkatan edukasi KB melalui media yang menarik dan pendekatan berbasis bukti, guna mendorong penggunaan kontrasepsi jangka panjang secara sadar dan percaya diri.