Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Konsumsi Alkohol Anggur Merah Komersial dan Oplosan Terhadap Struktur Sperma Tikus Putih (Rattus norvegicus): The Effect of Commercial Red Wine and Illicit Alcohol Consumption on the Sperm Structure of White Rats (Rattus norvegicus) Jihan Lubbina Lafiizza; Susilaningrum, Dian Fajarwati
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 2: Februari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i2.10407

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsumsi alkohol anggur merah komersial dan oplosan terhadap struktur sperma tikus putih (Rattus norvegicus). Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan desain post-test only control group. Tikus dibagi menjadi tiga kelompok: kontrol (air minum biasa), perlakuan anggur merah, dan perlakuan oplosan, masing-masing diberikan secara oral/diminumkan selama 30 hari. Hasil pengamatan menunjukan adanya penurunan kualitas sperma, baik dari aspek morfologi maupun motilitas, pada kelompok perlakuan. Kelompok yang diberikan oplosan menunjukan tingkat kerusakan yang lebih tinggi yaitu 51.5% sperma abnormal dibandingkan dengan anggur merah komersial (19,8%) dengan persentase sperma abnormal 48%. Abnormalitas sperma kelompok kontrol ditandai dengan morfologi sperma yang tidak normal seperti bent tail (ekor terdapat patahan dan ekor sperma melengkung). Kelompok perlakuan anggur merah komersial menunjukkan bentuk sperma abnormal bent tail (ekor melengkung dan terdapat patahan), decapitated head (sperma yang kehilangan kepala hanya tersisa midpiece dan ekor) dan head deformity (kelainan kepala). Kelompok perlakuan oplosan menunjukkan bentuk sperma abnormal decapitated head (sperma yang kehilangan kepala hanya tersisa midpiece dan ekor), no head (tidak memiliki kepala) dan bent tail (ekor terdapat patahan dan ekor sperma melengkung). Kelompok perlakuan dengan paparan anggur merah maupun oplosan mengalami penurunan parameter motilitas sperma, yang mengindikasikan kualitas sperma yang lebih rendah dibandingkan kelompok kontrol. Kesimpulan dari penelitian ini adalah konsumsi alkohol, baik komersial maupun oplosan dalam jangka waktu 30 hari berdampak negatif terhadap morfologi dan motilitas sperma tikus putih