Al Mumtaza, Najhan Hilman
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Identifikasi Kesulitan Belajar Tajwid dan Intervensi Guru PAI dalam Pembelajaran Al-Qur’an di Sekolah Menengah Kejuruan Jazilah, Khoirul; Hasanah, Uswatun; Mukarromah, Luk Luatul; Al Mumtaza, Najhan Hilman
Amaliyatu Tadris (AMYTA) Vol. 4 No. 2 (2026): Februari
Publisher : Institut Agama Islam Uluwiyah Mojokerto Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47759/8mz69v28

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menghambat kemampuan membaca Al-Qur’an pada siswa SMKN 1 Dlanggu serta merumuskan solusi yang efektif. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 50 siswa yang menjadi subjek penelitian, sebanyak 30% siswa memiliki kemampuan membaca yang baik dengan penguasaan tajwid dan kelancaran yang cukup. Sebanyak 30% berada pada tingkat sedang, di mana mereka masih sering melakukan kesalahan dalam pelafalan huruf dan penerapan hukum tajwid. Sementara itu, 40% siswa memiliki kemampuan rendah, yaitu mengalami kesulitan dalam mengenali huruf hijaiyah dan menyusun kata dengan benar. Tantangan utama dalam pembelajaran membaca Al-Qur’an di SMKN 1 Dlanggu meliputi rendahnya motivasi belajar siswa, metode pembelajaran yang kurang bervariasi, kurangnya keterlibatan orang tua, serta keterbatasan fasilitas pembelajaran. Upaya untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an siswa dilakukan melalui penggunaan metode pembelajaran yang lebih interaktif, pemanfaatan teknologi digital, peningkatan kompetensi guru, serta penambahan sarana dan prasarana pembelajaran. Dengan berbagai upaya tersebut, diharapkan kemampuan membaca Al-Qur’an siswa dapat meningkat secara signifikan dan lebih efektif dalam jangka panjang This study aims to identify the factors inhibiting the ability to read the Qur'an among students of SMKN 1 Dlanggu and formulate effective solutions. The research method used is a qualitative study with a descriptive approach through observation, interviews, and documentation studies. The results showed that of the 50 students who participated in the study, 30% of the students had good reading ability with sufficient mastery of tajweed and fluency, 30% were at a moderate level where they still often made mistakes in the pronunciation of letters and the application of tajweed laws and 40% of the students had low ability, having difficulty in recognizing hijaiyah letters and composing words correctly. The main challenges in learning to read the Qur'an at SMKN 1 Dlanggu are lack of student motivation, less varied learning methods, and lack of parental involvement, and limited learning facilities. To improve students' ability to read the Qur'an is done by using more interactive learning methods, utilizing digital technology, increasing teacher competence and increasing learning facilities. With these efforts, it is expected that students' ability to read the Quran can improve significantly and more effectively in the long run.