Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Fear Of Missing Out (FoMO) dan Hedonic Motive terhadap Impulsive Buying pada pengguna Tiktok Shop di Kota Mataram Rifad Ichiro Kurniawan; M. Ilhamuddin
ProBisnis : Jurnal Manajemen Vol. 17 No. 1 (2026): January: Management Science
Publisher : Lembaga Riset, Publikasi dan Konsultasi JONHARIONO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Fear of Missing Out (FoMO) dan Hedonic Motive terhadap Impulsive Buying pada pengguna TikTok Shop di Kota Mataram dengan metode kuantitatif dan pendekatan asosiatif. Sampel sebanyak 100 responden dipilih melalui purposive sampling dengan kriteria berusia di atas 17 tahun, berdomisili di Mataram, mengetahui TikTok Shop, dan pernah berbelanja di platform tersebut. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berskala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda melalui SPSS versi 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Fear of Missing Out berpengaruh positif dan signifikan terhadap Impulsive Buying, dengan koefisien regresi 0,336, nilai t hitung 7,417 lebih besar dari t tabel 1,984, serta signifikansi 0,000 < 0,05. Hedonic Motive juga berpengaruh positif dan signifikan dengan koefisien regresi 0,604, nilai t hitung 14,057 lebih besar dari t tabel, dan signifikansi 0,000 < 0,05. Secara simultan, kedua variabel terbukti berpengaruh signifikan terhadap Impulsive Buying dengan nilai F hitung 175,069 lebih besar dari F tabel 3,09 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,783 menunjukkan bahwa 78,3% variasi Impulsive Buying dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut. Temuan ini menegaskan bahwa semakin kuat dorongan emosional dan kekhawatiran kehilangan momen, tren, atau informasi tertentu, semakin besar kecenderungan konsumen melakukan pembelian secara spontan.