Assafari , Amir Faqihuddin
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STRATEGI PENGELOLAAN KECERDASAN EMOSI UNTUK MENINGKATKAN SELF EFFICACY SISWA DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMKN 4 LUWU Lipu, Ummul Inayah; K, Nurdin; Assafari , Amir Faqihuddin
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.3994

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa serta untuk mengetahui apakah Skripsi ini membahas tentang Strategi Pengelolaan Kecerdasan Emosi untuk Meningkatkan Self Efficacy Siswa dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMKN 4 Luwu. Penelitian ini bertujuan: Untuk mengetahui bagaimana gambaran kecerdasan emosional guru di SMKN 4 Luwu ; Untuk mengetahui bagaimana gambaran Self Efficacy di SMKN 4 Luwu ; Untuk mengetahui bagaimana strategi guru dalam mengelola Self Efficacy siswa melalui pendekatan kecerdasan emosional dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMKN 4 Luwu. Jenis penelitian ini adalah Kualitatif atau kualitatif deskriptif, dengan sumber data penelitian ini adalah guru dan siswa di SMKN 4 Luwu. Data di peroleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa:  Kecerdasan emosional pada guru sangat berperan penting dalam proses pembelajaran dan dalam meningkatkan self efficacy siswa.  Hal ini di buktikan pada siswa SMKN 4 Luwu yang menunjukkan keyakinan terhadap kemampuan dirinya dalam proses belajar seperti dalam menyelesaikan tugas-tugas pembelajaran. Tentu hal ini tidak lepas dari dukungan dari pihak guru yang selalu memberikan motivasi. Dan juga berasal dari strategi guru dalam mengelola self efficacy siswa melalui pendekatan kecerdasan emosional seperti pendekatan reflektif dan spiritualitas, komunikasi empatik, pelibatan aktif siswa dalam pembelajaran, dan penguatan positif. Secara khusus strategi ini tidak hanya berjalan pada pelajaran pendidikan agama islam saja tapi juga pada pelajaran lain.