Kemampuan kognitif merupakan aspek perkembangan yang memerlukan stimulasi optimal sejak usia dini melalui pembelajaran yang bermakna dan sesuai dengan karakteristik anak. Salah satu pendekatan yang relevan adalah Model ATIK (Amati, Tiru, Kerjakan) yang dikembangkan oleh Sri Watini dan telah banyak diimplementasikan dalam pembelajaran anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis implementasi Model ATIK dalam menstimulasi kemampuan kognitif anak di KB Selendang Sutera. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 15 anak kelompok bermain. Kegiatan pembelajaran difokuskan pada aktivitas membuat minuman rasa coklat sebagai pengalaman belajar konkret yang memungkinkan anak mengamati, meniru, dan mengerjakan secara langsung. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan penilaian unjuk kerja. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif sederhana. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan kognitif anak pada setiap siklus, yang ditandai dengan meningkatnya kemampuan anak dalam mengikuti instruksi, memahami urutan kegiatan, serta menunjukkan kemandirian dalam menyelesaikan tugas. Temuan ini sejalan dengan berbagai penelitian sebelumnya yang menegaskan efektivitas Model ATIK dalam menstimulasi berbagai aspek perkembangan anak usia dini. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa implementasi Model ATIK efektif dalam menstimulasi kemampuan kognitif anak usia dini.