Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

ANALISIS FENOMENA “BEAUTY PRIVILEGE” DALAM STATUS SOSIAL SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS: (STUDI KASUS SEKOLAH MENENGAH ATAS DI KOTA BANDUNG) Fadhilah, Annisa; Kharisma, Dhea Mutia; Asyahidda, Fajar Nugraha
Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 5 No. 3 (2023): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sejak dulu, karakteristik fisik seseorang dianggap menjadi kriteria utama dalam penilaiannya sebagai individu. Adapun dalam perkembangannya hal ini dibuktikan dengan adanya fenomena “beauty privilege” atau hak istimewa yang didapatkan seseorang semata-mata karena dirinya memiliki daya tarik fisik tinggi dan memenuhi standar kecantikan masyarakat. Fenomena ini juga meluas ke berbagai aspek kehidupan yang dialami oleh semua kalangan, tak terkecuali bagi remaja sekolah menengah atas (SMA). Penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu persepsi remaja terhadap fenomena “beauty privilege” serta pengaruhnya terhadap status sosial mereka dalam hierarki sosial pergaulan remaja. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara pelajar SMA Kota Bandung yang dijadikan sebagai subjek studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa “beauty privilege” di kalangan remaja nyata adanya yang dibuktikan dengan perlakuan di dunia nyata dari teman sebaya dan guru di sekolah. “Beauty privilege” juga banyak dipengaruhi oleh sosial media, terutama kultur influencer yang menyasar demografis remaja. Terkait status sosial, “beauty privilege” berperan untuk meningkatkan status sosial remaja dalam hierarki sosial di pergaulannya karena daya tarik fisik seseorang linear dengan penilaian dan penerimaan individu ke dalam kelompok pergaulan remaja.
PERUBAHAN SOSIAL DALAM UPAYA OPTIMALISASI PENGUNJUNG WISATA NYAWANG BANDUNG, DESA SUKAJAYA, KECAMATAN LEMBANG PASCA COVID-19: (ANALISIS BERDASARKAN TEORI PERUBAHAN SOSIAL) Afifah, Anis Nurul; Fadhilah, Annisa; Putri, Arisca Dwi; Sardin, Sardin; Utami, Nindita Fajria
Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 5 No. 3 (2023): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi Covid-19 juga mengakibatkan adanya perubahan sosial budaya dalam kehidupan di Desa Sukajaya, salah satunya di Wisata Nyawang Bandung. ketika pandemi Covid-19 melanda, pengunjung yang datang ke Wisata Nyawang Bandung kian hari kian berkurang Permasalahan mengenai dinamika pengunjung yang menurun di Wisata Nyawang Bandung ini dapat dikaitkan dengan teori Perubahan Sosial oleh Talcott Parsons. Perubahan sosial yang terjadi dapat berupa perubahan sosial yang tidak diinginkan oleh masyarakat, namun dapat diusahakan kembali dalam beradaptasi oleh lingkungan dengan era yang baru. Pada penelitian kali ini, peneliti menggunakan penelitian kualitatif dengan model penelitian action research. adanya inovasi dan upaya masyarakat dalam beradaptasi, ada banyak cara yang bisa dilakukan pihak wisata untuk mengembalikan ketertarikan masyarakat. Salah satunya dengan mempromosikannya lewat media sosial baik Instagram, TikTok, dan sebagainya.
Penerapan Metode Qazmu Menggunakan Media Flashcards dan Tracker Hafalan untuk Meningkatkan Kemampuan Santri dalam Menghafal Juz Amma di TPA Sinar Setuju Palopo Fadhilah, Annisa; Pamessangi, Andi Arif; Mustafa, Mustafa; Makmur, Makmur; Mawardi, Mawardi
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Januari - April 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.1.2025.5553

Abstract

Penelitian ini membahas tentang penerapan metode Qazmu menggunakan media Flashcards dan Tracker hafalan dalam meningkatkan kemampuan menghafal juz amma santri di TPA Sinar Setuju Palopo. Penelitian ini bertujuan untuk; (1) Mengetahui efektifitas penerapan metode Qazmu menggunakan media Flashcards dan Tracker hafalan di TPA Sinar Setuju Palopo; (2) Mengetahui hasil peningkatan hafalan juz amma santri setelah diterapkannya metode Qazmu menggunakan media Flashcards dan Tracker hafalan di TPA Sinar Setuju Palopo. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus yang terdiri dari empat tahap pada tiap siklus yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah santri di TPA Sinar Setuju Palopo tahun ajaran 2024/2025 yang berjumlah 19 orang. Instrumen penelitian meliputi lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, lembar obsevasi santri, dan tes hafalan. Teknik pengumpulan data yaitu melalui observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan; (1) Pelaksanaan pembelajaran menghafal juz amma melalui metode Qazmu menggunakan media Flashcards dan Tracker hafalan telah terlaksana dengan baik, hal tersebut didasarkan pada pengamatan selama proses pembelajaran. Sebagaimana hasil observasi keterlaksanaan pembelajaran pada siklus I nilai rata-rata 148 dengan persentase keberhasilan 86,66% kriteria baik, pada siklus II meningkat dengan nilai rata-rata 164 dengan persentase keberhasilan 93,33% kriteria sangat baik. Selanjutnya hasil observasi aktivitas santri pada siklus I nilai rata-rata 86 dengan persentase keberhasilan 78,95 kriteria cukup, dan pada siklus II meningkat dengan nilai rata-rata 108 dengan persentase keberhasilan 94,73 kriteria sangat baik, (2) kemampuan menghafal juz amma santri setelah metode Qazmu menggunakan media Flashcards dan Tracker hafalan diterapkan, pada siklus I nilai rata-rata 69,10 dengan persentase ketuntasan 47,3% dan pada siklus II meningkat dengan nilai rata-rata 85,47 dengan persentase ketuntasan 100%.
Kampung Naga’s Forbidden Forest and Wisdom for Ecological Adaptation Strategy Abdullah, Mirna Nur Alia Nur Alia; Fadhilah, Annisa; Custilas, Anesito
Jurnal Mamangan Vol 14, No 2 (2025): Jurnal Ilmu Sosial Mamangan Accredited 2 (SK Dirjen Ristek Dikti No. 0173/C3/DT
Publisher : LPPM Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/mamangan.v14i2.10049

Abstract

The Kampung Naga indigenous community in West Java exemplifies a conservation model based on local wisdom. For centuries, they have protected a 50-hectare Forbidden Forest. This study aims to examine the Kampung Naga Forbidden Forest as a socio-ecological adaptation system in response to global disruption. Through a qualitative literature review, the study found that this forest, protected by customary laws such as logging prohibitions and the leuit (communal rice barn) system, plays a crucial role in conserving biodiversity, water management, and food security. The study found that this forest conserves 85% of endemic plant species and absorbs millions of liters of rainwater annually. However, increasing external pressures, such as infrastructure development, mass tourism, and the decline of traditional ecological knowledge over generations, have begun to erode its sacred value and sustainability. Traditional rituals such as Sedekah Bumi (Earth Almsgiving) have been commercialized into paid festivals, while youth engagement in ecological customs such as ngaruat (alms-giving rituals) has declined drastically. Using Cultural Ecology and the Social Construction of Reality as theoretical frameworks, this study argues that Kampung Naga's resilience stems from its ability to integrate ancestral beliefs with modern legal instruments and frameworks. The study concludes that the Forbidden Forest is not only a conservation area, but also a cultural and spiritual landscape shaped by the practices of indigenous communities over generations. The novelty of this research, its sustainability, offers valuable insights into community-based ecological strategies in an era of global disruption
Strategi Integrasi Media Pembelajaran PAI Berbasis Android dan Media Konvensional Anda, Juliet Medi; Darmayanti, Andini; Fadhilah, Annisa; Wijaya, Berlian; Wiranda, Diki; Sinaga, Irma Suryani; Jailani, Jailani; Sari, Novita; Chaniago, Rudi; Wahyuni, Sarifah; Sari, Widia
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.2459

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di era digital menghadapi tantangan dalam menyesuaikan metode dan media pembelajaran dengan karakteristik peserta didik yang semakin akrab dengan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi integrasi media pembelajaran PAI berbasis Android dan media konvensional dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka dan analisis deskriptif terhadap berbagai sumber buku dan jurnal ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis Android memiliki keunggulan dalam aspek aksesibilitas, interaktivitas, dan variasi penyajian materi, sedangkan media konvensional berperan penting dalam membangun interaksi langsung, internalisasi nilai-nilai religius, dan pembentukan akhlak peserta didik. Integrasi kedua media tersebut dapat dilakukan melalui perencanaan pembelajaran yang terstruktur, pelaksanaan pembelajaran terpadu, serta evaluasi yang mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Dengan integrasi media yang tepat, pembelajaran PAI dapat berlangsung secara lebih efektif, bermakna, dan selaras dengan perkembangan teknologi tanpa mengesampingkan nilai-nilai keislaman.
Sayyid Qutb’s Interpretation in Fi Zhilalil al-Qur’an of the Qur’anic Verses About Children and Their Revelance to The Childfree Fadhilah, Annisa; Mulyati, Sri; Khairunnisa, Khairunnisa; Aisya, Rohma Nur; Sidik, Anwar; Sari, Rizka; Syahputra, Andri
ZAD Al-Mufassirin Vol. 7 No. 2 (2025): Zad Al-Mufassirin
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) ZAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55759/zam.v7i2.312

Abstract

This study therefore asks: How does the childfree phenomenon reflect a disorientation of the purposes marriage in Islam, and how can it be critically understood through Sayyid Qutb’s thematic interpretation of the Qur’an? This research employs a qualitative library research design with a thematic tafsir (tafsir maudhu‘i) approach based on Sayyid Qutb’s Fi Zhilalil Qur’an, while also incorporating perspectives from sociology, gender studies, and demographic theory to ensure a multidisciplinary foundation. The findings indicate that the childfree decision reflects complex socio-cultural dynamics shaped by economic pressures, gender equality discourse, and lifestyle individualism yet it stands in contrast to the Islamic worldview that regards children as an amanah (trust), a source of tranquility, and a continuation of civilization. This study contributes by contextualizing Sayyid Qutb’s tafsir in contemporary debates, demonstrating that rejecting children for purely worldly reasons signals a spiritual crisis and weakens collective responsibility. It further highlights the need for Qur’an-based premarital education in Indonesia to restore the balance between individual autonomy and socio-religious responsibility.
KOMPARASI PERANG UHUD DAN MUT'AH DALAM NASKAH PENDIDIKAN ISLAM KARYA NASRUDIN TAHA Fadhilah, Annisa; Gifari, Afif Rahim; Fath, Muhammad Naufal Ashrof; Hudaidah; Yati, Risa Marta
Khazanah: Jurnal Sejarah dan Kebudayaan Islam Vol. 15 No. 2 (2025): Juli-Desember
Publisher : Program Studi Sejarah Peradaban Islam Fakultas Adab dan Humaniora UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/khazanah.v15i2.2370

Abstract

The present study aims to compare the Battle of Uhud and the Battle of Mu’ta as described in Nasrudin Taha’s work on Islamic Education. The problem examined in this study concerns the importance of understanding the differences in characteristics, strategies, as well as the moral and spiritual lessons of these two historical events within the context of teaching Islamic history. A comparative study is needed because both battles reflect different situations and dynamics, yet each contains important educational values for shaping the character of Muslim learners. The purpose of this research is to identify the similarities and differences between the Battle of Uhud and the Battle of Mu’ta, and to explore the relevance of their historical values in Islamic education. This study employs library research with a qualitative–descriptive approach, in which data are analyzed from Nasrudin Taha’s text along with other supporting sources. The findings show that the Battle of Uhud emphasizes lessons on obedience and the consequences of internal strategic negligence, whereas the Battle of Mu’ta highlights steadfastness and courage in facing an enemy of significantly greater strength. Both battles contribute meaningfully to the development of leadership, faith, and discipline within Islamic education.