Aulasari, Eva
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MEMBANGUN BUDAYA POSITIF KEAGAMAAN MELALUI PENDEKATAN BAIMBAIAN DI TK NEGERI AR-ROHMAN TABALONG Aulasari, Eva; Madihah, Husnul; Rahmi, Agustina
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.4592

Abstract

Penelitian ini didasari oleh pentingnya posisi pemimpin sekolah dalam menciptakan budaya agama yang positif di pendidikan anak usia dini. Budaya agama berfungsi tidak hanya untuk membentuk karakter religius anak, tetapi juga sebagai dasar dalam menanamkan nilai moral, disiplin, dan rasa kebersamaan mulai dari usia dini. Dalam konteks setempat, pendekatan baimbaian menjadi suatu nilai budaya yang relevan untuk mendukung pengembangan budaya religius secara kolektif di dalam sekolah. Beberapa penelitian sebelumnya mengungkapkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah memiliki dampak yang signifikan dalam memperkuat budaya religius di sekolah. Namun, kebanyakan penelitian masih terfokus pada institusi pendidikan berbasis agama atau pada jenjang pendidikan dasar dan menengah. Penelitian yang secara spesifik meneliti kepemimpinan kepala sekolah di taman kanak-kanak negeri dengan pendekatan kearifan lokal baimbaian masih sangat terbatas, sehingga diperlukan penelitian yang lebih mendalam dan sesuai konteks. Studi ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek yang diteliti mencakup kepala sekolah, guru, dan orang tua siswa di TK Negeri Ar-Rohman Pembataan, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan pengumpulan dokumen. Analisis data dilakukan secara tematik dengan langkah-langkah pengurangan data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil studi menunjukkan bahwa kepala sekolah berperan sebagai pemimpin spiritual, teladan moral, dan penggerak kolaborasi dalam membangun budaya positif keagamaan. Budaya keagamaan dikembangkan melalui pembiasaan religius harian, kegiatan keagamaan tematik, serta peringatan hari besar Islam yang dilaksanakan secara baimbaian. Tantangan yang dihadapi meliputi perbedaan latar belakang keluarga, keterbatasan sarana, dan konsistensi pelaksanaan pembiasaan. Dampak kepemimpinan terlihat pada terbentuknya perilaku religius anak, meningkatnya komitmen guru, dan terciptanya iklim sekolah yang religius dan harmonis. studi ini menyimpulkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah yang berbasis nilai Islam dan kearifan lokal baimbaian berperan penting dalam membangun budaya positif keagamaan di TK Negeri. Disarankan agar kepala sekolah terus memperkuat kolaborasi dengan guru dan orang tua serta mengembangkan program keagamaan yang berkelanjutan agar budaya religius dapat terinternalisasi secara konsisten.