Penanaman padi secara tradisional merupakan proses yang menuntut fisik dan padat karya yang seringkali menyebabkan inefisiensi operasional serta postur ergonomi yang buruk bagi petani. Meskipun modernisasi pertanian sangat penting, data menunjukkan bahwa tingkat adopsi mesin modern di Indonesia masih rendah pada angka 46,84%, terutama disebabkan oleh biaya yang mahal dan keterbatasan akses peralatan komersial bagi petani kecil. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan merancang dan memanufaktur alat rice transplanter manual yang ergonomis, efisien, dan terjangkau guna meningkatkan produktivitas petani secara signifikan. Metodologi penelitian menerapkan pendekatan pengembangan produk secara sistematis, diawali dengan benchmarking terhadap produk existing untuk mengidentifikasi celah desain dan mencapai konfigurasi optimal. Tahapan perancangan teknik didukung secara ketat oleh perangkat teknik industri, meliputi pembuatan gambar teknis serta penyusunan Bill of Material (BOM), Operation Process Chart (OPC), dan Assembly Chart (AC) untuk menganalisis estimasi biaya dan waktu produksi secara akurat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa satu unit alat rice transplanter dapat diproduksi dengan waktu siklus produksi yang ringkas, yaitu 164 menit (sekitar 2,73 jam). Total biaya produksi tercatat sebesar Rp 4.213.990, angka yang jauh lebih ekonomis dibandingkan transplanter bermesin di pasaran. Penelitian ini berkontribusi dengan menyediakan desain teknologi tepat guna yang tervalidasi beserta analisis manufakturnya, sehingga dapat menjadi acuan praktis untuk fabrikasi peralatan pertanian berbiaya rendah secara lokal.