Pendidikan karakter anak usia dini merupakan fondasi penting dalam membentuk generasi yang berakhlak mulia. Namun, metode pembelajaran Islami yang dominan masih bersifat tekstual dan konvensional, sehingga kurang menarik bagi anak-anak yang berada pada fase perkembangan kognitif dan sensorik yang sangat responsif terhadap rangsangan visual dan interaktif. Kisah-kisah dalam Al-Qur’an seperti burung Hud-hud, sapi Nabi Musa, dan semut Nabi Sulaiman mengandung nilai moral dan spiritual yang relevan, tetapi belum banyak disajikan dalam bentuk media yang sesuai dengan minat dan kebutuhan anak. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa game edukasi berbasis teknologi digital dapat meningkatkan motivasi belajar anak, namun penerapan visualisasi 3D interaktif dalam konteks nilai Islami masih sangat terbatas. Untuk menjawab gap tersebut, penelitian ini mengusulkan solusi berupa pengembangan game 3D interaktif berbasis Unreal Engine 5 dengan metode Game Development Life Cycle (GDLC), yang terdiri dari tahapan Inisiasi, pra-produksi, produksi, pengujian, dan rilis. Game ini menyajikan kisah-kisah Qur’ani melalui narasi, animasi, dan kuis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media ini mampu meningkatkan antusiasme dan pemahaman anak terhadap nilai-nilai Islami. Dengan demikian, penelitian ini menghasilkan media edukatif Islami yang inovatif, ramah anak, dan relevan dengan perkembangan teknologi digital masa kini.