Masa remaja merupakan periode krusial dalam pembentukan perilaku kesehatan reproduksi, namun dukungan terhadap penerapan Manajemen Kebersihan Menstruasi (MKM) di kalangan remaja masih kurang, khususnya pada kelompok rentan seperti penghuni panti asuhan. Keterbatasan akses informasi dan fasilitas sanitasi dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan reproduksi serta menurunkan kualitas hidup remaja perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk menilai efektivitas promosi MKM terhadap peningkatan pengetahuan dan perilaku higiene menstruasi pada remaja perempuan kelompok rentan di Panti Asuhan Yatim & Dhu’afa Mafaza Yogyakarta. Penelitian dilaksanakan pada bulan September–Oktober 2025 dengan menggunakan desain pre-eksperimental one group pre-test post-test dengan jumlah sampel 40 responden. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner MKM berisi 25 pernyataan benar–salah. Analisis data meliputi uji univariat dan bivariat. Uji normalitas menunjukkan bahwa data pre-test tidak berdistribusi normal, sementara data post-test mendekati normal. Oleh karena itu, analisis dilakukan menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test dan Paired Sample T-Test. Hasil Wilcoxon menunjukkan 40 positive ranks tanpa ties maupun negative ranks (Z = –5,532; p = 0,000), sedangkan Paired Sample T-Test menghasilkan t = –16,62; p = 0,000 dengan mean difference –6,300. Temuan tersebut menegaskan bahwa promosi kesehatan yang diberikan berpengaruh signifikan dalam meningkatkan pengetahuan MKM pada seluruh responden. Edukasi kesehatan berbasis promosi MKM terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran higiene menstruasi pada remaja perempuan kelompok rentan.