Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN KEBIASAAN MENCUCI WAJAH DENGAN KEJADIAN ACNE VULGARIS PADA MAHASISWA KEDOKTERAN Dhandi Mahardika Hidayat; Riri Arisanty Safrin Lubis; Nita Andrini; Irfan Darfika Lubis
Nusantara Hasana Journal Vol. 5 No. 9 (2026): Nusantara Hasana Journal, February 2026
Publisher : Yayasan Nusantara Hasana Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59003/nhj.v5i9.1918

Abstract

Acne vulgaris is a common skin disorder among medical students. Proper facial cleansing habits may influence the occurrence of acne vulgaris. To examine the relationship between facial cleansing habits and the occurrence of acne vulgaris among 2022 cohort students at the Faculty of Medicine, University of Muhammadiyah North Sumatra. This analytic cross-sectional study involved 156 students enrolled through consecutive sampling. Facial cleansing habits were assessed using a validated closed-ended questionnaire, while acne vulgaris occurrence was determined through direct clinical inspection by a dermatology specialist. Data were analyzed using Chi-Square test at significance level p < 0.05. A total of 55.8% demonstrated adequate facial cleansing habits, while 41.0% experienced acne vulgaris. Statistical analysis indicated a significant association between facial cleansing habits and acne vulgaris occurrence (p = 0.012). There is a significant relationship between facial cleansing habits and acne vulgaris occurrence. Proper facial cleansing habits may serve as a practical non-pharmacological strategy to prevent acne vulgaris.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu dan Status Gizi Balita di Posyandu Melati Desa Sambirejo Kabupaten Langkat Raihana Zavira Ariani; Humairah Medina Liza Lubis; Nita Andrini
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 6, No 4 (2025)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v6i4.24912

Abstract

Latar Belakang: Pengetahuan orang tua khususnya ibu merupakan hal yang penting dalam status gizi balita. Pengetahuan ibu yang kurang mengenai gizi dan asupan makanan yang diberikan kepada anaknya dapat mengakibatkan proses tumbuh kembang balita terhambat, terutama pada perkembangan area otak anak. Gizi anak sangat ditentukan oleh pengetahuan ibu mengenai makanan gizi yang perlu diberikan sesuai kebutuhan anaknya. Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan desain penelitian cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu-ibu yang mempunyai balita usia 1-5 tahun di Posyandu Melati. Teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling. Alat ukur dalam penelitian ini adalah kuesioner. Hasil: Analisis data menggunakan korelasi Somers'd Gamma menunjukkan nilai signifikan p=0,011 karena p=0,011 0,05. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan ibu dengan status gizi balita di Posyandu Melati Desa Sambirejo Kabupaten Langkat.