Hipertensi merupakan penyakit tidak menular dengan prevalensi tinggi yang memerlukan upaya preventif melalui peningkatan kesadaran masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh partisipasi masyarakat dalam meningkatkan kesadaran kesehatan terhadap hipertensi menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) berdasarkan kerangka PRISMA. Sepuluh artikel publikasi tahun 2023-2026 dianalisis secara komprehensif mencakup berbagai pendekatan metodologis. Hasil menunjukkan partisipasi masyarakat melalui edukasi, pemeriksaan kesehatan, dan pemberdayaan komunitas menghasilkan peningkatan pengetahuan 28-40% dengan perubahan perilaku preventif pada 75-80% partisipan. Faktor fasilitatif meliputi pengetahuan, sikap, dukungan keluarga, dan tenaga kesehatan, sedangkan hambatan mencakup minimnya edukasi, sosialisasi terbatas, dan akses geografis. Peningkatan kesadaran mentransformasi perilaku pengendalian tekanan darah melalui pemeriksaan rutin, modifikasi konsumsi, dan aktivitas fisik berkelanjutan. Program partisipatif berbasis komunitas dengan pendekatan integratif, keterlibatan tokoh masyarakat, dan adaptasi konteks lokal terbukti efektif meningkatkan kesadaran dan kapasitas masyarakat. Implikasi penelitian menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dan keberlanjutan program untuk pengendalian hipertensi. Penelitian lanjutan diperlukan mengeksplorasi efektivitas jangka panjang program partisipatif dalam menurunkan prevalensi hipertensi pada berbagai setting populasi.