Sattvika, I Putu Agus Eko
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penciptaan Musik Tari Rejang Giri Jaya Ing Pura untuk Mengembangkan Seni Tradisional Bali di Kota Jayapura Wijaya, Kadek Indra; Kadek Indra, Wijaya; Peradantha, Ida Bagus Gede Surya; Sattvika, I Putu Agus Eko
MITRA: Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol. 10 No. 1 (2026): (inpress)
Publisher : Institute for Research and Community Services

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/mitra.v10i1.7214

Abstract

Aktivitas kesenian umat Hindu di Kota Jayapura berlangsung intens melalui pelaksanaan piodalan dan berbagai upacara keagamaan lainnya. Kondisi ini mendorong lahirnya kebutuhan akan karya baru yang bersifat religius sekaligus kontekstual dengan kehidupan umat Hindu di tanah perantauan. Penelitian ini memusatkan perhatian pada penciptaan musik tari Rejang Giri Jaya Ing Pura sebagai bentuk pengembangan seni tradisional Bali di luar daerah asalnya. Tujuan penelitian adalah: (1) merumuskan proses kreatif penyusunan gending; (2) merancang metode pelatihan efektif bagi penabuh gamelan; dan (3) mewujudkan penyajian musik tari yang berkelanjutan. Metode yang digunakan berupa praktik artistik-partisipatif yang dilaksanakan melalui tahapan eksplorasi, komposisi, pelatihan, dan evaluasi bersama komunitas di Sanggar Seni Saraswati Kota Jayapura. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan teknis para penabuh melalui model pelatihan progresif-mandiri. Model ini meliputi demonstrasi langsung, pendokumentasian pola, latihan individual di luar pertemuan, serta presentasi hasil pada sesi berikutnya. Penerapan model ini terbukti mempercepat penguasaan teknik gamelan Gong Kebyar, termasuk teknik khas ngoret-ngerot, kaklenyongan, dan norot. Selain itu, tercipta musik tari baru Rejang Giri Jaya Ing Pura yang memperkaya repertoar kesenian Hindu di Jayapura dan meningkatkan partisipasi komunitas. Kontribusi penelitian ini tidak hanya memperkuat kompetensi penabuh, tetapi juga mendukung pelestarian serta keberlanjutan dinamis seni tradisional Bali di perantauan.