Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kompetensi Manajerial Kepala Madrasah dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Pada Madrasah Tsanawiyah Darussalam Pangkalpinang Tri Inayah Satriadi; Syamsul Bahri Tanrere; Saefuddin Zuhri
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.4953

Abstract

Penelitian ini mengkaji kompetensi manajerial kepala madrasah dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan di Madrasah Tsanawiyah Darussalam Pangkalpinang. Tujuan penelitian meliputi analisis kompetensi manajerial kepala madrasah, peran kepemimpinan dalam peningkatan mutu pendidikan, kondisi mutu pendidikan yang ada, serta identifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam proses peningkatan mutu. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan perspektif pedagogis, psikologis, manajerial, dan yuridis. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi dengan informan kepala madrasah, guru, peserta didik, dan ketua komite. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kompetensi manajerial dilakukan melalui perencanaan program, kepemimpinan terhadap guru dan staf, pengelolaan sarana prasarana, serta penciptaan iklim kerja yang kondusif. Faktor pendukung meliputi ketersediaan tenaga pendidik, lingkungan yang mendukung, fasilitas yang memadai, dan partisipasi warga sekolah, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan media pembelajaran, sebagian guru belum optimal dalam penguasaan teknologi pendidikan, serta penggunaan metode pembelajaran yang belum efektif. Secara umum, penerapan manajerial kepala madrasah tergolong baik dan berdampak positif terhadap peningkatan motivasi serta kinerja guru. Penelitian ini menegaskan bahwa kompetensi manajerial kepala madrasah berpengaruh signifikan terhadap mutu pendidikan sehingga perlu penguatan melalui pengembangan manajemen, pelatihan guru, serta kolaborasi seluruh sumber daya pendidikan.