Latip, Dedi
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW: ANALISIS PELATIHAN KEBERAGAMAN, KESETARAAN, DAN INKLUSI (DEI) YANG DIRANCANG SECARA PERILAKU UNTUK MENGATASI HAMBATAN SISTEMIK DENGAN GABUNGAN SOCIAL LEARNING THEORY DAN SOCIAL DOMINANCE THEORY Soeratin, Harry Zacharias; Tri Anggara, Abdul Aji Kresna; Latip, Dedi
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 8 No. 6 (2025): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/6zyp9163

Abstract

Upaya menciptakan tempat kerja yang inklusif dan setara saat ini masih menjadi tantangan besar untuk organisasi. Komitmen organisasi terhadap agenda Keberagaman, Kesetaraan, dan Inklusi (DEI) meningkat tajam, tercermin dari ekspansi anggaran dan pelaksanaan berbagai program pelatihan. Meskipun demikian, sejumlah studi melaporkan bahwa capaian dari inisiatif tersebut masih terbatas dan belum menunjukkan korelasi yang kuat dengan besarnya investasi yang telah dilakukan.  Penelitian ini merupakan Tinjauan Literatur Sistematis (Systematic Literature Review atau SLR) yang mendalam mengenai evolusi program Keberagaman, Kesetaraan, dan Inklusi (Diversity, Equity, and Inclusion atau DEI) di lingkungan organisasi global. Fokus utama dari penelitian ini adalah menganalisis pergeseran dari pelatihan DEI konvensional yang berbasis kesadaran menuju pelatihan yang dirancang secara perilaku menggunakan prinsip-prinsip sains perilaku. Dengan mengadopsi metodologi Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA), penelitian ini menyintesis temuan dari sepuluh artikel riset terpilih yang mengeksplorasi efektivitas intervensi DEI. Kerangka teoretis yang digunakan menggabungkan dua lensa utama: Social Learning Theory (SLT) sebagai teori dasar untuk menjelaskan mekanisme perubahan perilaku individu, dan Social Dominance Theory (SDT) sebagai teori pelengkap untuk memahami hambatan sistemik dan hierarki kekuasaan yang sering kali menghalangi kemajuan DEI. Hasil analisis menunjukkan bahwa pelatihan yang efektif harus bersifat spesifik, terukur, dan diberikan pada saat pengambilan keputusan penting untuk mengatasi fenomena seperti "kelengketan demografis" (demographic stickiness) dan resistensi struktural. Laporan ini memberikan kontribusi strategis bagi praktisi dan akademisi dengan menawarkan model integratif yang menekankan pentingnya inklusi struktural sebagai fondasi bagi keberagaman yang berkelanjutan