Papaya (Carica papaya L.) is recognized as a tropical fruit with a high nutritional value, rich in vitamins and minerals. Processing papaya seeds into papaya seed coffee is an innovative alternative to becoming a commercial product. To support the development of papaya seed coffee as a natural-based functional ingredient, it is necessary to evaluate its biological activities, particularly ultraviolet radiation protection and antioxidant activity. The aim of this research is to investigate sunscreen activity and antioxidant activity of papaya seed coffee. Sunscreen activity was assessed using UV-Vis spectrophotometry, and antioxidant activity was determined through the DPPH method. The sunscreen activity test showed erythema transmission (%Te) values ranging from 0.112% to 1.858% and pigmentation transmission (%Tp) values between 4.230% and 5.814%, which fall into the sunblock to extra protection categories. The SPF values ranged from 17.846 to 19.262, classified as ultra protection. These results indicate that papaya seed coffee has strong potential as an active ingredient for UV protection. The IC50 value of 6.468 mg/L indicates that papaya seed coffee possesses very strong antioxidant properties. Keywords: Papaya seed coffee, sunscreen activity, antioxidant activity, UV-Vis spectrophotometry Abstrak Pepaya (Carica papaya L.) dikenal sebagai buah tropis dengan nilai gizi tinggi, kaya akan vitamin dan mineral. Pengolahan biji pepaya menjadi kopi biji pepaya merupakan alternatif inovatif untuk menjadi produk komersial. Untuk mendukung pemanfaatan kopi biji pepaya sebagai bahan fungsional berbasis sumber alam, diperlukan pengujian aktivitas biologis yang meliputi kemampuan perlindungan terhadap radiasi ultraviolet serta aktivitas antioksidan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan aktivitas tabir surya dan aktivitas antioksidan kopi biji pepaya. Aktivitas tabir surya dinilai menggunakan spektrofotometri UV-Vis, dan aktivitas antioksidan ditentukan melalui metode DPPH. Uji aktivitas tabir surya menunjukkan nilai transmisi eritema (%Te) berkisar antara 0,112% hingga 1,858% dan nilai transmisi pigmentasi (%Tp) antara 4,230% dan 5,814%, yang termasuk dalam kategori tabir surya hingga perlindungan ekstra. Nilai SPF berkisar antara 17,846 hingga 19,262, diklasifikasikan sebagai perlindungan ultra. Hasil ini menunjukkan bahwa kopi biji pepaya memiliki potensi yang kuat sebagai bahan aktif untuk perlindungan UV. Nilai IC50 sebesar 6,468 mg/L menunjukkan bahwa kopi biji pepaya memiliki sifat antioksidan yang sangat kuat. Kata Kunci: kopi biji papaya, aktivitas tabir surya, aktivitas antioksidan, spektrofotometri UV-Vis