Rendahnya keaktifan belajar siswa dalam pembelajaran Fikih sering kali disebabkan oleh penggunaan metode ceramah yang dominan sehingga proses pembelajaran menjadi pasif dan kurang mendorong partisipasi siswa. Padahal, pemilihan metode pembelajaran yang tepat sangat menentukan tercapainya tujuan pendidikan secara efektif dan efisien. Salah satu alternatif yang dapat digunakan adalah pendekatan pembelajaran saintifik yang menekankan aktivitas mengamati, menanya, mencoba, menalar, dan mengomunikasikan. Pendekatan ini berorientasi pada pengembangan keaktifan siswa secara mental, sikap, maupun sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efektivitas pendekatan pembelajaran saintifik pada materi zakat dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis analitis siswa kelas VIII-A pada mata pelajaran Fikih di MTs Azziro’ah Firdaus. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan sumber data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai proses dan hasil penerapan pendekatan saintifik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan pembelajaran saintifik berjalan sesuai dengan perencanaan yang telah disusun dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Pendekatan ini mampu meningkatkan keaktifan siswa dalam kegiatan belajar mengajar, mendorong interaksi dan pertukaran gagasan antar siswa, serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan analitis. Dengan demikian, pendekatan pembelajaran saintifik terbukti efektif dalam menciptakan suasana pembelajaran yang lebih aktif, partisipatif, dan bermakna pada mata pelajaran Fikih.