Transformasi layanan publik menuntut PT PLN untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dalam memenuhi ekspektasi pelanggan yang semakin tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran nilai pelanggan sebagai variabel mediasi dalam hubungan antara kualitas pelayanan dan kepuasan pelanggan pada PT PLN (Persero) UP3 Dumai. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah pelanggan PLN UP3 Dumai sebanyak 577.555 pelanggan rumah tangga, dengan sampel sebanyak 400 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dan teknik proporsional stratified random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui aplikasi SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai pelanggan (β=0,566, p<0,05) dan kepuasan pelanggan (β=0,262, p<0,05). Nilai pelanggan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan (β=0,594, p<0,05) dan memediasi secara parsial pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan pelanggan dengan kontribusi mediasi sebesar 56,2% dari total pengaruh. Model penelitian memiliki validitas dan reliabilitas yang sangat baik dengan nilai Goodness of Fit (GoF) sebesar 0,559 dan predictive relevance (Q²) sebesar 0,726. Temuan ini mengindikasikan bahwa kualitas pelayanan akan lebih optimal dalam meningkatkan kepuasan pelanggan apabila mampu menciptakan persepsi nilai yang tinggi di mata pelanggan. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dalam pengembangan model kepuasan pelanggan pada sektor utilitas publik dan implikasi manajerial bagi PLN dalam merancang strategi pelayanan yang berorientasi pada nilai pelanggan