Kabupaten Tanah Laut memiliki potensi besar pada sektor pariwisata terutama keindahan alamnya. Aktivitas wisata di Kabupaten Tanah Laut menjadi sektor penggerak pembangunan ekonomi bagi masyarakat sekitar. Perannya yang sangat penting ini harus dikembangkan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Salah satu potensi wisata alamnya yang pernah diteliti yaitu Gunung Birah, menunjukkan Wisata Alam Gunung Birah memiliki potensi yang sedang, namun fasilitas dan akomodasi yang tersedia masih kurang memadai sehingga perlu adanya pengembangan untuk meningkatkan kinerja wisata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui posisi Wisata Alam Gunung Birah pada diagram kuadran analisis SWOT serta menyusun formulasi strategi pengembangan yang tepat berdasarkan hasil analisis tersebut. Metode yang digunakan yaitu observasi dan wawancara menggunakan kuesioner dengan informan sebanyak 28 pengelola menggunakan teknik sampling jenuh (sensus) dan responden sebanyak 70 pengunjung menggunakan teknik accidental sampling. Analisis data menggunakan pendekatan kuantitatif analisis SWOT untuk menentukan posisi Wisata Alam Gunung Birah pada kuadran SWOT dan pendekatan kualitatif analisis SWOT digunakan untuk merumuskan strategi berdasarkan hasil perhitungan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan posisi Wisata Alam Gunung Birah berada pada kuadran I (Strength-Opportunity). Formulasi strategi yang dapat dilakukan Wisata Alam Gunung Birah berdasarkan hasil analisis SWOT adalah strategi Progresif yaitu memaksimalkan seluruh kekuatan untuk memanfaatkan peluang sebesar-besarnya. Strategi terpilih dalam pengembangan Wisata Alam Gunung Birah yaitu melakukan pendekatan strategi pemasaran 5A dan meningkatkan komponen 4A penunjang wisata terutama pada bagian fasilitas (Amenities).