Jumarin, M. Al. Buraida
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN BERBASIS HIGHER ORDER THINKING SKILL PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN Jumarin, M. Al. Buraida; Munar, Hendri; Hadinata, Reza; Suardika, I Kadek
Jambura Health and Sport Journal Vol 8, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37311/jhsj.v8i1.32461

Abstract

Penilaian pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) masih didominasi pengukuran kemampuan tingkat rendah, sehingga belum optimal dalam melatih kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik. Penelitian ini bertujuan mengembangkan instrumen penilaian berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS) pada mata pelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) kelas VIII di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 6 Muaro Jambi. Penelitian menggunakan pendekatan Research and Development dengan model Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation (ADDIE) yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian melibatkan 100 peserta didik kelas VIII, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, validasi ahli, uji coba lapangan, serta angket respon guru dan siswa. Analisis data meliputi uji validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, daya pembeda, dan analisis deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan validasi ahli materi memperoleh kelayakan sebesar 93,33% dan ahli evaluasi sebesar 91,66% dengan kategori sangat layak. Uji empiris menunjukkan seluruh 50 butir soal valid dan reliabel dengan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,833, serta memiliki tingkat kesukaran dan daya pembeda yang proporsional. Respon guru dan peserta didik menunjukkan penerimaan positif terhadap keterpakaian instrumen dalam pembelajaran PJOK. Instrumen penilaian berbasis HOTS yang dikembangkan dinyatakan layak digunakan sebagai alternatif evaluasi pembelajaran untuk mendukung pengembangan kemampuan berpikir kritis, analitis, dan reflektif peserta didik.