Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Sistem Jenjang Karir Terhadap Motivasi Kerja Perawat Di Rsud Balaraja Imelda, Jessica Renata; Hariyati, Tutik Sri; Sumijatun, Sumijatun
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 10, No 1 (2026): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v10i1.7924

Abstract

ABSTRAK Motivasi kerja perawat merupakan komponen kunci dalam memastikan mutu pelayanan kesehatan di rumah sakit. Salah satu aspek yang dapat meningkatkan motivasi tersebut adalah keberadaan sistem jenjang karir, yakni suatu skema pengembangan profesional yang memberikan arah, struktur, serta peluang kenaikan jabatan berdasarkan kompetensi, kinerja, dan pengalaman individu. Sistem ini tidak hanya berfungsi sebagai bentuk apresiasi atas capaian profesional, tetapi juga sebagai pendorong semangat kerja dan kepuasan melalui kejelasan jalur karir serta kesempatan berkembang secara berkesinambungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional, melibatkan seluruh perawat pelaksana di RSUD Balaraja sebagai populasi. Jumlah sampel ditentukan menggunakan rumus slovin dengan margin of error 5%, sehingga diperoleh sampel sebanyak 172 responden dari populasi perawat. Instrumen penelitian berupa kuesioner tertutup, dan data dianalisis dengan menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perawat mayoritas berusia 30-40 tahun (44,8%), berjenis kelamin Perempuan (65,1%), berpendidikan DIII Keperawatan (51,2%) dengan lama kerja 2-9 tahun (75,6%), dan miliki sistem jenjang karir PK II (52,3%). Perawat yang memiliki sistem jenjang karir baik (49,4%) dan motivasi kerja baik (50%). Hasil uji bivariat menunjukkan bahwa kedua variabel memiliki hubungan yang signifikan dengan motivasi kerja (p sama dengan 0,001). Hasil uji bivariat terhadap sub variabel pengembangan karir, penghargaan, pengakuan, promosi tantangan dengan motivasi kerja menunjukkan variabel tersebut memiliki hubungan yang signifikan dengan motivasi kerja (p sama dengan 0,001). Kesimpulan dari penelitian adalah sistem jenjang karir berhubungan terhadap motivasi kerja perawat. Disarankan agar menyusun program pengembangan profesional berkelanjutan (CPD) dan menyusun regulasi tentang sistem jenjang karir perawat dengan bekerja sama dengan bidang keperawatan dan memfasilitasi forum diskusi atau pertemuan rutin antara perawat, manajemen, dan komite untuk mengevaluasi pelaksanaan sistem jenjang karir. Kata kunci: Sistem Jenjang Karir, Motivasi Kerja Perawat