Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Analisis Hubungan Antara Budaya Organisasi, Perilaku Caring Perawat Terhadap Budaya Keselamatan Pasien Di RSKB Columbia Asia Pulomas Indriani, Indriani; Jak, Yanuar; Sumijatun, Sumijatun
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 8, No 2 (2024): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v8i2.4267

Abstract

Keselamatan pasien merupakan inti dari mutu pelayanan kesehatan. Layanan yang berkualitas yang diberikan perawat kepada pasien tidak terlepas dari prilaku carring. caring merupakan manifestasi dari perhatian kepada orang lain, berpusat pada orang lain, menghormati harga diri dan kemanusiaan, komitmen untuk mencegah terjadinya suatu yang memburuk, memberi perhatian dan konsen, menghormati kepada orang lain dan kehidupan manusia, cinta dan ikatan, otoritas dan keberadaan, selalu bersama, empati, pengetahuan, penghargaan dan menyenangkan. Carring yang diberikan oleh perawat bisa mempercepat kesembuhan, carring mampu menghilangkan stres khawatir dan perasaan buruk lainnya yang di alami oleh pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuan hubungan antara budaya organisasi, perilaku caring perawat terhadap budaya keselamatan pasien di RSKB Columbia Asia Pulomas. Desain penelitian yang digunakan korelasional kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah perawat pelaksana di ruang rawat inap RS.Columbia Asia Pulomas menggunakan teknik random sampling dengan jumlah 104 responden.Analisis data menggunakan uji chisquare dan analisis regresi logistic. Hasil penelitian Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan dengan menggunakan Chi-Square test, diperoleh nilai ρvalue = 0,00 lebih kecil dari nilai α= 0,05 atau (0,00
Pengaruh Persepsi Mutu Pelayanan Terhadap Loyalitas Pasien Rawat Jalan di Rumah Sakit Karya Medika Bantar Gebang Tahun 2023 Kartika, Sally; Sumijatun, Sumijatun; Satar, Yuli Prapanca
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 7, No 4 (2023): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v7i4.3559

Abstract

Latar Belakang : Peilayanan keiseihatan meirupakan salah satu koimpoinein dalam sisteim keisehatan nasioinal yang beirseintuhan langsung deingan masyarakat. Peilayanan keiseihatan adalah hak dasar masyarakat. Rumah Sakit seibagai salah satu sarana peilayanan keiseihatan yang paling peinting meingeimban tugas untuk meimbeiri peilayanan keiseihatan. Meinurut Undang-Undang Noi.44 Tahun 2009 bahwa Rumah Sakit meirupakan institusi peilayanan keiseihatan yang meinyeileinggarakan peilayanan keiseihatan peiroirangan seicara paripurna. Seimakin banyaknya Rumah Sakit teintu meinyeibabkan peirsaingan dalam meireibut dan meimpeirtahankan peilanggan meireika. Sehingga Rumah Sakit seibagai leimbaga harus meingeideipankan mutu peilayanan yang teirbaik untuk pasiein. Pelayanan yang baik bisa dioptimalkan dengan meningkatkan kualitas 5 dimensi, yaitu tangiblei (bukti fisik), reiliability (keihandalan), reispoinsiveineiss (daya tanggap), assurancei (jaminan) dan eimphaty (eimpati). Apabila mutu peilayanan telah tercapai dengan baik tentunya akan meimbeirikan keipuasan sehingga mempengaruhi terbentuknya loyalitasd pasiein. Rumah Sakit Karya Medika Bantar Geibang beirdasarkan lapoiran data kunjungan pasiein rawat jalan dari awal tahun meingalamai fluktuasi jumlah kunjungan pasiein lama yang ceindeirung keiarah meinurun. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Persepsi Mutu Pelayanan di Rumah Sakit Karya Medika Bantar Gebang Tahun 2023. Metode Penelitian : Jenis penelitian kuantitatif yaitu mengidentifikasi variabel bebas pegaruh persepsi mutu pelayanan terhadap variabel terikat loyalitas pasien. Penelitian ini menggunakan survey analitik dengan pendekatan desain cross sectional. Sampel merupakan pasien rawat jalan usia >17 dengan minimal kunjungan rawat jalan kedua yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 45 orang. Data penelitian diperoleh dengan menggunakan kuesioner PSQ dan kuesioner Indikator loyalitas. Hasil Penelitian : Hasil penelitian uji chi square menunjukan terdapat pengaruh persepsi mutu pelayanan terhadap loyalitas pasien (p=0.006), terdapat pengaruh signifikan responsiveness (p=0,035), dan reliability (p=0.012). Sedangkan assurance nilai p=0.000 terdapat hubungan antara assurance dan loyalitas pasien. Namun pada uji regresi logistic didapatkan nilai p= 0.061 sehingga tidak terdapat pengaruh parsial. empathy (p=0,575) dan tangible (p=0,585) yang tidak berpengaruh simultan terhadap loyalitas pasien rawat jalan di Rumah sakit Karya Medika Bantar Gebang Kata Kunci : Mutu, Pelayanan, Loyalitas, Pasien
Efektifitas Product, Price, Promotion, Place, and People Terhadap Kepuasan Pasien Instalasi Gawat Darurat Di Rumah Sakit Haji Jakarta Yusuf, Nurillah Isnaeni; W Rahardjo, Tri Budi; Sumijatun, Sumijatun
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 8, No 4 (2024): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v8i4.5847

Abstract

Latar Belakang : Rumah Sakit Haji Jakarta diresmikan pada tanggal 12 November 1994. Rumah Sakit Haji Jakarta merupakan rumah sakit tipe B yang telah mampu memberikan pelayanan kesehatan baik kepada jamaah haji pada khususnya maupun masyarakat pada umumnya. Dari laporan tiga bulan pertama tahun 2023 diketahui kepuasan pasien di unit gawat darurat sebesar 81%. Nilai tersebut belum memenuhi standar minimal Keputusan Menteri nomor 129 Tahun 2008 tentang Standar Pelayanan Minimal Kesehatan Rumah Sakit, dimana kepuasan pasien mempunyai nilai ≥ 90%. Penelitian kuantitatif ini diharapkan dapat mengetahui efektivitas product, price, promotion, place, and people terhadap kepuasan pasien di Unit Gawat Darurat Rumah Sakit Haji Jakarta dalam satu waktu (bulan Juli 2023) dengan menggunakan metode studi cross-sectional dengan sistem simple random sampling di rumah sakit. unit gawat darurat RS Haji Jakarta pada 106 responden. Dari hasil penelitian diketahui bahwa tingkat kepuasan pasien meningkat menjadi 84,8% pada bulan Juli 2023. Variabel yang memiliki hubungan dalam meningkatkan efektivitas kepuasan pasien di layanan IGD RS Haji Jakarta adalah product (0,021), price (0,663), promotion (0,407), place ((0,001), and people (0,004) dengan (p
Analisis Pengaruh Beban Kerja, Kompetensi dan Motivasi Terhadap Kinerja Perawat di Ruang Rawat Inap RS Karya Medika I CIkarang Tahun 2024 Bariah, T. Khairul; Sumijatun, Sumijatun; Herawani, Herawani
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 1 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v9i1.5909

Abstract

Rumah sakit seringkali mengalami kesulitan dalam menilai kinerja seorang perawat secara akurat. Salah satu cara yang ditempuh oleh rumah sakit dalam meningkatkan kinerja perawatnya, misalnya dengan melalui pendidikan, pelatihan, pemberian kompensasi yang layak, pemberian penghargaan, dan menciptakan lingkungan kerja yang kondusif. Hasil survei pra penelitian yang diperoleh RS Karya Medika I menemukan turnover perawat yang tinggi. Data dari kepegawaian dari bulan januari tahun 2023 – Mei 2024 sebanyak 34 orang perawat yang resign. Sehingga perawat di perbantukan di ruang rawat inap yang lain pada saat kapasitas pasien sedang penuh. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif karena data yang akan diolah adalah data rasio dan fokus penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya pengaruh antar variabel yang diteliti. Hasil penelitian ini, peneliti akan mendetesiskan data data karakteristik dari 63 responden . Analisis univariat dalam penelitian ini terdiri dari deskriptif responden terhadap variabel variabel dalam penelitian. Hasil analisis variabel beban kerja, kompetensi dan motivasi kerja berupa distribusi frekuensi dan presentasi dari masing-masing variable. Beban kerja yang tinggi sering kali berimplikasi negatif terhadap kinerja perawat dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada pasien, Ketika perawat dihadapkan dengan beban kerja yang berlebihan, baik dari segi jumlah pasien yang harus ditangani maupun kompleksitas tugas yang harus diselesaikan, kemampuan mereka untuk merespons kebutuhan pasien secara cepat dan efektif cenderung menurun. Kesimpulan dan saran : dari hasil penelitian tentang hubungan antara beban kerja, kompetensi dan motivasi perawat di rumah sakit Karya Medika 1 Cikarang tahun 2024, walaupun tidak ada hubungan antara beban kerja dengan kinerja perawat, tetapi manajemen perlu memperhatikan kebutuhan SDM di rumah sakit. Karena Jenjang karir perawat profesional berdasarkan kompetensi terlaksana maka akan berdampak positif terhadap pengelolaan SDM keperawatan secara umum. Kata kunci : Beban kerja, Motivasi Kerja, Kompetensi Kerja
The Influence Of Work Environment, Compensation, Workload, And Career Development On The Performance Of Nurses At Bethesda Hospital Wonosari, Special Region Of Yogyakarta In 2025 Widyaningsih, Widyaningsih; Sumijatun, Sumijatun; Andarusito, Nurcahyo; Agustin, Dinni
Journal of Ageing And Family Vol 4, No 2 (2024): Journal of Ageing And Family
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM Universitas Respati Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/joaf.v4i2.6866

Abstract

The presence of nurses as human resources is a valuable asset for the sustainability of the hospital, which needs attention so they can work optimally. An initial survey at RS Bethesda Wonosari DIY found that very few nurses performed at a level categorized as competent according to the hospital's expectations. This research was conducted in December 2024, aiming to analyze the factors influencing nurse performance at RS Bethesda Wonosari DIY using a quantitative design and a cross-sectional approach. The respondents in this study are all 50 nurses. Primary data collection was conducted through the distribution of questionnaires that had been tested on 30 people at RS Panti Waluyo Solo. The univariate results show that the majority of respondents are female, have an Associate's degree in Nursing, are of productive age, and have less than 5 years of work experience. The lowest achievements obtained from the variables studied: work environment (73.5%), provision of new information (73%), performance bonuses for employees (46%), work for patient safety (79%), fully responsible nursing care (52.5%), completion of work according to targets (74.5%). Completion of work on time (76.5%) and communication with superiors (67.5%). The bivariate results show that the variables positively affecting nurse performance are workload (p: 0.002), work environment (p: 0.002), and career development (p: 0.005), each with a very weak influence, while the variable that does not have an effect is compensation (p: 0.173). The multivariate results indicate that workload, work environment, compensation, and career development collectively have a significant impact on nurse performance (p: 0.001), with the most influential factor being workload (β) 0.623 (p: 0.017). The recommendation from this study is that the workload of nurses needs to be balanced, fair, and evenly distributed to avoid fatigue, improve workspace layout, provide bonuses for outstanding nurses, increase responsibility in nursing care, and for management to allocate time for discussions with nurses regarding career development programs. Keywords: workload, career, compensation, environment, nurse.
Pengaruh Beban Kerja, Komitmen, dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Dokter Spesialis Dalam Pengisian Rekam Medis Elektronik di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Bhayangkara Tk III Hoegeng Imam Santoso Banjarmasin Krisdarmanto, Rizal Akbar; sumijatun, Sumijatun; Ismaya, Sakti Brata
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI Vol 11, No 2 (2025): Jurnal Teknologi Informasi
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jti.v11i2.6723

Abstract

Abstrak Rekam Medis Elektronik (RME) merupakan sistem digital bertujuan untuk meningkatkan efisiensi pelayanan kesehatan, akurasi pencatatan, dan kemudahan akses informasi bagi tenaga medis yang digunakan untuk mengelola data kesehatan pasien secara terintegrasi. Ketidaklengkapan dalam pengisian RME menjadi salah satu masalah yang belum teratasi sampai saat ini. Penelitian ini dilakukan pada bulan November 2024 sampai Februari 2025 dengan tujuan menganalisis pengaruh beban kerja, komitmen, dan kepuasan kerja terhadap kinerja dokter spesialis dalam pengisian RME di instalasi rawat inap Rumah Sakit Bhayangkara Tk.III Hoegeng Imam Santoso Banjarmasin. Metode penelitian yang digunakan kuantitatif analitik dengan desain cross-sectional, melibatkan 25 responden pengguna RME. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan pengisian kuesioner. Mayoritas responden berusia 40-50 tahun dan seluruhnya adalah dokter spesialis berstatus mitra. Hasil univariat menunjukkan bahwa responden mempunyai beban kerja rendah (60%), komitmen rendah (56%) , kepuasan kerja tinggi (60%) dan kinerja tinggi (64%) . Hasil bivariat dengan menggunakan uji chi square menyatakan bahwa beban kerja memengaruhi kinerja (0.00 kurang dari 0.05), komitmen memengaruhi kinerja (0.013 kuramg dari 0.05) dan kepuasan kerja memengaruhi kinerja (0.004 kurang dari 0,05). Pada multivariat dengan menggunakan regresi logistik berganda menunjukkan bahwa beban kerja merupakan variabel yang paling berpengaruh pada kinerja. Rekomendasi dari penelitian ini adalah mengurangi beban kerja dokter spesialis dalam tugas administrasinya Kata kunci : beban kerja, komitmen, kepuasan. kinerja, RME
Hubungan Sistem Jenjang Karir Terhadap Motivasi Kerja Perawat Di Rsud Balaraja Imelda, Jessica Renata; Hariyati, Tutik Sri; Sumijatun, Sumijatun
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 10, No 1 (2026): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v10i1.7924

Abstract

ABSTRAK Motivasi kerja perawat merupakan komponen kunci dalam memastikan mutu pelayanan kesehatan di rumah sakit. Salah satu aspek yang dapat meningkatkan motivasi tersebut adalah keberadaan sistem jenjang karir, yakni suatu skema pengembangan profesional yang memberikan arah, struktur, serta peluang kenaikan jabatan berdasarkan kompetensi, kinerja, dan pengalaman individu. Sistem ini tidak hanya berfungsi sebagai bentuk apresiasi atas capaian profesional, tetapi juga sebagai pendorong semangat kerja dan kepuasan melalui kejelasan jalur karir serta kesempatan berkembang secara berkesinambungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional, melibatkan seluruh perawat pelaksana di RSUD Balaraja sebagai populasi. Jumlah sampel ditentukan menggunakan rumus slovin dengan margin of error 5%, sehingga diperoleh sampel sebanyak 172 responden dari populasi perawat. Instrumen penelitian berupa kuesioner tertutup, dan data dianalisis dengan menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perawat mayoritas berusia 30-40 tahun (44,8%), berjenis kelamin Perempuan (65,1%), berpendidikan DIII Keperawatan (51,2%) dengan lama kerja 2-9 tahun (75,6%), dan miliki sistem jenjang karir PK II (52,3%). Perawat yang memiliki sistem jenjang karir baik (49,4%) dan motivasi kerja baik (50%). Hasil uji bivariat menunjukkan bahwa kedua variabel memiliki hubungan yang signifikan dengan motivasi kerja (p sama dengan 0,001). Hasil uji bivariat terhadap sub variabel pengembangan karir, penghargaan, pengakuan, promosi tantangan dengan motivasi kerja menunjukkan variabel tersebut memiliki hubungan yang signifikan dengan motivasi kerja (p sama dengan 0,001). Kesimpulan dari penelitian adalah sistem jenjang karir berhubungan terhadap motivasi kerja perawat. Disarankan agar menyusun program pengembangan profesional berkelanjutan (CPD) dan menyusun regulasi tentang sistem jenjang karir perawat dengan bekerja sama dengan bidang keperawatan dan memfasilitasi forum diskusi atau pertemuan rutin antara perawat, manajemen, dan komite untuk mengevaluasi pelaksanaan sistem jenjang karir. Kata kunci: Sistem Jenjang Karir, Motivasi Kerja Perawat
Pengaruh Gaya Kepemimpinan Dan Kompensasi Terhadap Kinerja Dengan Motivasi Karyawan Sebagai Variabel Intervening Di RSKIA Sukma Bunda Tahun 2025 Naldi, Efriza; Jak, Yanuar; Sumijatun, Sumijatun
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 10, No 1 (2026): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v10i1.7917

Abstract

ABSTRAK Keberhasilan pelayanan rumah sakit sangat bergantung pada kinerja karyawan yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan dan kompensasi terhadap kinerja karyawan, dengan motivasi sebagai variabel intervening. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel berjumlah 78 karyawan RSKIA Sukma Bunda, dengan pengumpulan data melalui kuesioner dan analisis menggunakan path analysis. Berdasarkan pra-survei di RSKIA Sukma Bunda, ditemukan permasalahan terkait kurang terciptanya komunikasi antar karyawan, ketidakpuasan terhadap kompensasi, dan masih kurangnya promosi jabatan. Hasil analisis menunjukkan bahwa capaian skor ideal variabel gaya kepemimpinan adalah 75,89% (kategori baik), kompensasi 67,11% (kategori baik), motivasi kerja 81,90% (kategori sangat baik), dan kinerja karyawan 75,69% (kategori baik). Secara statistik, gaya kepemimpinan berpengaruh signifikan terhadap motivasi (β sama dengan 0,310 atau p sama dengan 0,009) dan kinerja (β sama dengan 0,216 atau p sama dengan 0,030). Kompensasi berpengaruh terhadap motivasi (β sama dengan 0,350 atau p sama dengan 0,003), namun tidak berpengaruh langsung terhadap kinerja (β sama dengan 0,063 atau p sama dengan 0,527). Motivasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja (β sama dengan 0,58 atau p sama dengan 0,000), serta memediasi pengaruh gaya kepemimpinan dan kompensasi terhadap kinerja. Disarankan agar manajemen memperkuat gaya kepemimpinan transformasional dan demokratik, menyempurnakan sistem kompensasi yang adil, serta meningkatkan motivasi karyawan melalui penghargaan dan pengembangan karier. Kata Kunci: Gaya Kepemimpinan, Kompensasi, Motivasi, Kinerja.
Analisis Biaya Operasional Pengelolaan Laundry di Rumah Sakit Tk. Ii 04.05.01 dr. Soedjono Magelang Rahmanto, Ery; Sumijatun, Sumijatun; Sangadji, Ismail
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 10, No 1 (2026): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v10i1.8141

Abstract

Pengelolaan laundry rumah sakit merupakan salah satu elemen penting dalam menjamin standar kebersihan, kenyamanan pasien, serta mencegah risiko infeksi HAIs. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis biaya operasional pengelolaan linen di Unit Laundry Rumah Sakit Tk. II.04.05.01 dr. Soedjono Magelang periode 2022–2024, dengan fokus pada penerapan cost control, kelengkapan dokumen, serta perbandingan biaya produksi dengan alokasi biaya operasional rumah sakit. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi, wawancara mendalam, serta analisis data sekunder biaya laundry, kemudian dilakukan triangulasi menggunakan analisis domain, taksonomi, komponen, dan tema (Spradley, 1980). Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya operasional laundry cenderung meningkat tiap tahun (Rp310 juta pada 2022, Rp350 juta pada 2023, dan Rp378 juta pada 2024), dengan proporsi pengeluaran melebihi standar industri (2–3% dari total biaya operasional rumah sakit). Biaya produksi per kilogram cucian juga menunjukkan kenaikan signifikan, meskipun terjadi penurunan efisiensi pada tahun 2023 yang kemudian sedikit membaik pada 2024. Penerapan cost control dan sistem dokumentasi sudah berjalan, tetapi masih belum optimal dalam mendukung monitoring dan pengendalian biaya secara efektif. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa pengelolaan linen di RS Tk. II.04.05.01 dr. Soedjono Magelang tergolong cukup efektif dari sisi kualitas layanan, tetapi masih belum efisien dalam penggunaan biaya. Disarankan adanya penguatan sistem cost control dengan memperhatikan buffer anggaran sehingga , perbaikan kelengkapan dokumen berbasis digital, serta otomatisasi terhadap mesin dan tenaga kerja agar biaya laundry dapat ditekan sesuai standar industri, tanpa mengurangi mutu layanan kebersihan rumah sakit. Kata kunci: biaya operasional, laundry rumah sakit, cost control, efisiensi, linen
Hubungan Kerjasama Tim, Kepemimpinan Dan Iklim Kerja Dengan Penerapan Budaya Keselamatan Pasien Di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Primaya Bekasi Utara Vavinta, Deris Chandra; Sumijatun, Sumijatun; Trigono, Ahdun
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 5.B (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: keselamatan pasien adalah suatu system yang membuat asuhan pasien lebih aman, serta implementasi solusi untuk meminimalkan timbulnya risiko dan mencegah terjadinya cedera yang disebabkan oleh kesalahan akibat melaksanakan suatu tindakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kerjasama tim, kepemimpinan dan iklim kerja dengan penerapan budaya keselamatan pasien di Rumah Sakit Primaya Bekasi Utara. Metide penelitiana: penelitian ini bersifat kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 65 orang perawat rawat inap. Teknik sampling menggunakan non probability sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner kemudian dilakukan analisis multivariat. Hasil penelitian: hasil penelitian mulyivariat didapatkan bahwa karakteristik perawat (ruangan, umur, jenis kelamin, tingkat Pendidikan, masa kerja). Hasil multivariat menunjukkan bahwa ada hubungan kerjasama tim, kepemimpinan dan iklim kerja dengan penerapan budaya keselamatan pasien adalah dengan nilai p sebesar .000 dan coefisien sebesar .743. Kesimpulan: dari hasil penelitian ini hubungan kerjasama tim, kepemimpinan dan iklim kerja dengan penerapan budaya keselamatan pasien di ruang rawat inap Rumah Sakit Primaya Bekasi Utara adalah hubungan dengan manajemen dan sumber daya manusia yang ada di ruang rawat inap. Saran: melakukan pengawasan, evaluasi kebijakan terkait pelaksanaan sasaran keselamatan pasien di ruang rawat inap