Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemanfaatan Instagram sebagai Media Edukasi Investasi: Analisis Multimodal Akun @AKADEMICRYPTOCOM Bisri, Ahmad Vicky Nihalani; Elviria, Samia; Yusnaini, Yusnaini
Indonesian Social Science Review Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Yayasan Lentera Avanya Nagari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61105/issr.v4i1.368

Abstract

This study aims to analyze the use of Instagram as a medium for cryptocurrency investment education on the account @akademicryptocom through a multimodal content analysis approach. The analytical framework is based on multimodality theory developed by Gunther Kress and Theo van Leeuwen, which emphasizes the integration of various semiotic modes in meaning-making. This research employs a qualitative method using observation and documentation techniques on Feed and Reels content published by the account. The analysis focuses on how textual, visual; audio, movement, and layout elements are constructed to convey educational messages related to cryptocurrency investment. The findings indicate that @akademicryptocom utilizes visual strength, informative design, and relatively simple language to enhance audience understanding. The integration of these multimodal elements contributes to the development of systematic and accessible educational content for social media users. However, the effectiveness of educational communication still faces several challenges, including limited two-way interaction, the use of technical terms that are not fully simplified, and potential distractions inherent in the social media environment. This study highlights that optimizing multimodal strategies is essential for improving the quality and effectiveness of cryptocurrency investment education on Instagram. Penelitian ini bertujuan menganalisis pemanfaatan Instagram sebagai media edukasi investasi kripto pada akun @akademicryptocom melalui pendekatan analisis konten multimodal. Kerangka analisis mengacu pada teori multimodalitas yang dikembangkan oleh Gunther Kress dan Theo van Leeuwen, yang menekankan integrasi berbagai mode semiotik dalam membangun makna. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik observasi dan dokumentasi terhadap konten Feed dan Reels yang dipublikasikan akun tersebut. Analisis difokuskan pada bagaimana elemen teks, visual, audio, gerak, dan tata letak dikonstruksi untuk menyampaikan pesan edukatif terkait investasi kripto. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akun @akademicryptocom memanfaatkan kekuatan visual, desain informatif, serta penggunaan bahasa yang relatif sederhana untuk meningkatkan pemahaman audiens. Integrasi elemen multimodal tersebut berkontribusi dalam membangun pesan yang lebih sistematis dan mudah diakses oleh pengguna media sosial. Namun demikian, efektivitas komunikasi edukatif masih menghadapi beberapa hambatan, antara lain keterbatasan interaksi dua arah, penggunaan istilah teknis yang belum sepenuhnya disederhanakan, serta potensi distraksi yang melekat pada karakteristik platform media sosial. Penelitian ini menegaskan bahwa optimalisasi strategi multimodal menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas dan efektivitas komunikasi edukasi investasi kripto di Instagram.