Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, menganalisis, dan menginterpretasikan fungsi tindak tutur ekspresif serta strategi tindak tutur dalam kolom komentar akun Tiktok @destafavot. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi. Sumber data dalam penelitian ini adalah kolom komentar akun Tiktok @destafavot. Data dalam penelitian ini adalah seluruh tuturan yang terindikasi berupa fungsi dan strategi tindak tutur ekspresif dalam kolom komentar akun Tiktok @destafavot. Data yang ditemukan dalam penelitian ini adalah tindak tutur ekspresif yang terdapat dalam kolom komentar yang berjumlah 190 tuturan. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui tiga teknik yakni teknik dokumentasi, teknik catat, dan teknik baca. Setelah dilakukan rangkaian prosedur penelitian, diperoleh 11 fungsi tindak tutur ekspresif yaitu fungsi mengkritik 41 tuturan, menyalahkan 3 tuturan, mengeluh 22 tuturan, memuji 9 tuturan, mencaci 50 tuturan, menaruh simpati 17 tuturan, mengucapkan belasungkawa 13 tuturan, meminta maaf 3 tuturan, berterima kasih 2 tuturan, menyindir 9 tuturan, dan mengharap 21 tuturan. Fungsi tindak tutur yang paling dominan muncul adalah fungsi mencaci. Fungsi tindak tutur ekspresif mencaci sering digunakan warganet dalam berkomentar di laman aku Tiktok @destafavot karena warganet berada dalam kondisi emosi kolektif yang tinngi seperti marah, kecewa, dan tidak terima dengan perlakuan yang diterima oleh korban. Selain itu, strategi yang ditemukan dalam penelitian ini diperoleh 6 strategi tindak tutur dengan data yang ditemukan sebanyak 190 tuturan yaitu strategi tindak tutur tidak langsung 4 tuturan, strategi tindak tutur tidak harfiah 3 tuturan, strategi tindak tutur langsung harfiah 114 tuturan, strategi tindak tutur tidak langsung harifah 17 tuturan, strategi tindak tutur tidak langsung tidak harfiah 4 tuturan, dan strategi tindak tutur langsung tidak harfiah 48 tuturan. Strategi yang paling dominan muncul adalah strategi tindak tutur langsung harfiah. Strategi tindak tutur langsung harfiah digunakan warganet berkomentar di lama akun Tiktok @destafavot karena warganet ingin menyampaikan pendapat, emosi, dan penilaian mereka secara lugas tanpa maksud tersembunyi. Dengan demikian, tindak tutur ekspresif dalam kolom komentar akun Tiktok @destafavot lebih banyak didapati fungsi tindak tutur ekspresif mencaci serta strategi tindak tutur langsung harfiah.