Latar belakang: Demam Berdarah Dengue adalah demam yang tertular melalui virus dengue (DENV), virus ini ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti yang mentrasmisikan virus dengue bersama liurnya. Pada demam berdarah dengue, virus dengue (DENV) akan menyebabkan depresi sumsum tulang dengan menghambat fungsinya sehingga mengurangi kapasitas proliferasi sel hematopoietic. Trombosit terbentuk di sumsum tulang melalui fragmentasi sitoplasma megakariosit, jumlah trombosit normal adalah 150.000 u/L, selain jumlahnya fungsi trombosit juga mengalami gangguan. Pada penderita demam berdarah dengue akan mengalami penurunan jumlah trombosit. Nilai trombosit pada anak atau balita terdiagnosa demam berdarah berjumlah < 150. 000 per microliter darah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar atau jumlah trombosit pada balita yang terdiagnosa demam berdarah dengue. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Metode yang digunakan adalah hematologi analizer. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret sampai April 2025. Hasil: Tempat penelitian RSU Bunda Thamrin Medan. Gambaran Kadar Trombosit Pada Balita Terdiagnosa Demam Berdarah Dengue (DBD) yang diperoleh yaitu 20 pasien dengan hasil pemeriksaan trombosit menurun adalah 17 pasien (85%) dan hasil pemeriksaan trombosit meningkat adalah 3 pasien (15%). Maka dapat disimpulkan bahwa pasien balita terdiagnosa demam berdarah dengue (DBD) di RSU Bunda Thamrin lebih dominan pasien yang trombositnya menurun atau (trombositopenia) dari pada pasien yang trombositnya meningkat (trombositosis). Kesimpulannya adalah rombositopenia pada pasien DBD adalah penurunan produksi trombosit akibat supresi sumsum tulang.