Proses pemotongan pada mesin CNC laser cutting menghasilkan residu berupa terak (dross) dan partikel logam yang menumpuk pada kisi-kisi meja mesin. Akumulasi ini dapat mengganggu kestabilan benda kerja, menurunkan kualitas tepi potong, serta meningkatkan risiko cacat produk. Pembersihan yang masih dilakukan secara manual menyebabkan waktu henti produksi lebih lama dan kurang konsisten, sehingga diperlukan sistem pembersihan yang lebih efisien, terintegrasi, dan mendukung keberlangsungan operasional mesin. Perancangan sistem pembersih meja CNC laser cutting semi-otomatis berbasis pneumatik bertujuan mengatasi penumpukan terak dan partikel pada kisi-kisi meja mesin fiber laser cutting ang menurunkan kualitas potong, dan meningkatkan frekuensi pembersihan manual. Metode yang digunakan adalah eksperimental dengan pendekatan rancang bangun (design and build), meliputi tahap perancangan CAD, pemilihan komponen pneumatik (silinder SC 80×175 dan katup 5/2), perakitan, hingga pengujian kinerja dengan membandingkan durasi pembersihan antara metode manual dan alat hasil rancangan pada satu batang slat meja. Penelitian mengenai proses laser cutting dan sistem pneumatik telah banyak dilakukan, namun kajian tentang perancangan sistem pembersih meja CNC laser cutting berbasis pneumatik terintegrasi dengan evaluasi efisiensi operasional masih terbatas. Hasil pengujian menunjukkan bahwa alat pneumatik mampu menyelesaikan pembersihan dalam waktu rata-rata 242 detik, jauh lebih cepat dibandingkan metode manual yang membutuhkan 693,33 detik. Penggunaan alat ini memberikan peningkatan efisiensi waktu sebesar 66,66% secara keseluruhan, alat pembersih terak berbasis pneumatik ini terbukti efektif dalam mengurangi waktu henti (downtime) mesin serta menjadi solusi pembersihan yang lebih ergonomis dan aman bagi operator.