Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya rasa syukur siswa terhadap pendidikan akibat fokus pada permasalahan ekonomi dan sosial serta ketidakpuasan terhadap hasil belajar yang dicapai. Padahal, dalam Q.S. Ibrahim ayat 7 Allah Swt. menjanjikan penambahan nikmat bagi orang-orang yang bersyukur. Namun, pada kenyataannya banyak siswa yang memahami konsep syukur secara teoritis tanpa mengimplementasikannya dalam tindakan nyata, seperti belajar dengan sungguh-sungguh dan memanfaatkan waktu secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemahaman Q.S. Ibrahim ayat 7 terhadap rasa syukur siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (PAIBP). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan subjek penelitian siswa kelas XI TKJ 3 SMKN 1 Buahdua Sumedang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan angket. Analisis data menggunakan teknik analisis kuantitatif dengan bantuan aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemahaman Q.S. Ibrahim ayat 7 mencapai persentase 85% dengan kriteria baik, sedangkan rasa syukur siswa mencapai persentase 82% dengan kriteria baik. Hubungan antara pemahaman Q.S. Ibrahim ayat 7 dan rasa syukur siswa menunjukkan arah positif dengan koefisien korelasi sebesar 0,254 yang termasuk kategori keeratan sangat rendah. Kontribusi pengaruh sebesar 6,4%, sementara 93,6% dipengaruhi oleh faktor lain. Hasil penelitian membuktikan bahwa pemahaman Q.S. Ibrahim ayat 7 berpengaruh signifikan terhadap rasa syukur siswa kelas XI TKJ 3 di SMKN 1 Buahdua Sumedang.