Latar Belakang: Kegiatan pengabdian masyarakat ini diawali dengan studi pendahuluan melalui observasi langsung, wawancara informal dengan pengurus yayasan, serta diskusi dengan anak-anak binaan untuk memetakan kebutuhan, minat, kemampuan awal, dan kondisi sosial-ekonomi peserta. Hasil pemetaan menunjukkan bahwa anak-anak di Yayasan Sekolah Rakyat Kejawan, Surabaya, memiliki keterbatasan akses terhadap pendidikan keterampilan hidup dan kewirausahaan, namun menyimpan potensi kreativitas yang belum berkembang secara optimal.Tujuan: Berdasarkan kondisi tersebut, program ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas dan menumbuhkan jiwa kewirausahaan siswa-siswi melalui pelatihan ide bisnis berbasis keterampilan sederhana.Metode: Program dirancang menggunakan pendekatan partisipatif dan edukatif melalui metode pelatihan langsung (hands-on training), yang meliputi pengenalan konsep ide bisnis, praktik pembuatan produk aksesoris sederhana, perhitungan harga jual, serta diskusi mengenai nilai ekonomi karya. Kegiatan dilaksanakan oleh tim mahasiswa Universitas Terbuka dengan melibatkan 11 anak binaan Yayasan Sekolah Rakyat.Hasil: Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan partisipasi, keberanian menyampaikan ide, kreativitas produk, serta pemahaman dasar kewirausahaan. Sebanyak 90% peserta menyelesaikan pembuatan produk dan menunjukkan minat untuk mengembangkan ide usaha sederhana lainnya. Secara keseluruhan, program ini memberikan dampak positif terhadap pengembangan keterampilan, sikap, dan kepercayaan diri peserta, serta berkontribusi pada upaya pemberdayaan anak-anak marginal melalui pendekatan pembelajaran yang kontekstual, inklusif, dan aplikatif.