Penelitian ini mengkaji kualitas layanan administrasi publik di sektor pendidikan dengan mengukur kepuasan masyarakat di SMAN 3 Buntok. Sekolah tidak hanya berfungsi sebagai lembaga pendidikan tetapi juga sebagai penyedia layanan publik yang bertanggung jawab untuk memberikan layanan administrasi yang efisien dan transparan kepada siswa, orang tua, dan masyarakat. Sekolah juga pada masa ini menjadi ujung tombak implementasi kebijakan yang dilaksanakan pemerintah. Tidak secara langsung institusi sekolah menjadi Humas (Public Relation) pemerintah dalam memberikan informasi dan edukasi terhadap kebijakan publik ke masyarakat sekitar sekolah. Evaluasi kualitas layanan sangat penting untuk memastikan akuntabilitas, daya tanggap, dan peningkatan berkelanjutan dalam manajemen pendidikan publik. Studi ini menyelidiki seberapa puas pengguna layanan dengan layanan administrasi di SMAN 3 Buntok dan mengidentifikasi dimensi layanan mana yang membutuhkan perbaikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan desain cross-sectional survey. Data dikumpulkan dari siswa, orang tua, dan anggota masyarakat yang telah mengakses layanan administrasi di SMAN 3 Buntok dengan metode Random Sampling. Dimana semua anggota populasi bisa menjadi sampling. Menggunakan Kuesioner terstruktur berdasarkan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) standar . Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan prosedur penilaian IKM sesuai dengan pedoman evaluasi pelayanan publik. Pelayanan administrasi publik di SMAN 3 Buntok secara umum menunjukkan Indeks Kepuasan Masyarakat dengan predikat “Baik” dengan Nilai akhir 85,75. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepuasan layanan administrasi secara keseluruhan di SMAN 3 Buntok termasuk dalam kategori “baik”. Skor tertinggi tercatat untuk perilaku staf dan kejelasan layanan, sedangkan skor yang lebih rendah ditemukan pada waktu pemrosesan layanan dan penanganan pengaduan.