Penelitian ini menelaah analisis komparatif desain pembelajaran PPKnĀ pada Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka serta implikasinya terhadap proses pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) di tingkat Sekolah Dasar. Kajian pustaka diterapkan sebagai pendekatan utama melalui eksplorasi buku, artikel jurnal, dan dokumen kebijakan. Pemilihan teknik ini berdasarkan pada sasaran penelitian yang menekankan analisis mendalam terhadap berbagai referensi literatur yang mengulas Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka. Dalam penelitian ini, berbagai sumber literatur dikumpulkan dan dievaluasi dengan teliti. Sumber tersebut mencakup buku-buku akademik yang membahas kurikulum dan pendidikan kewarganegaraan, artikel jurnal domestik maupun global yang terkait, dokumen resmi kebijakan pemerintah Temuan analisis mengindikasikan bahwa Kurikulum 2013 menitikberatkan pada struktur kompetensi inti dan dasar serta pendekatan ilmiah, sedangkan Kurikulum Merdeka menyediakan fleksibilitas melalui capaian pembelajaran per fase, pembelajaran kontekstual, dan proyek penguatan Profil Pelajar Pancasila. Transformasi kurikulum tersebut juga mengubah fungsi pendidik dari penyampai materi menjadi fasilitator pembelajaran yang memotivasi partisipasi aktif peserta didik. Proses pembelajaran PPKn dalam Kurikulum Merdeka memberikan ruang yang lebih luas bagi pengembangan karakter melalui pengalaman empirik. Kajian ini menegaskan urgensi persiapan pendidik dan institusi pendidikan dalam melaksanakan pembelajaran PPKn yang kontekstual dan signifikan.